Ziarah Kubur Adat Jawa

0 346

Ziarah Kubur Adat Jawa

Orang  Jawa  pasti kenal dengan yang namanya Ziarah,biasanya masyarat dan orang yang ada di Jawa melakukan ziarah itu mendekati Ramadhan  atau hari besar lainnya.Kegiatan ziarah ini secara umum disebut nyadran. Kata nyadran berarti slametan (sesaji) ing papan kang kramat.Biasanya di lakukan ke pemakaman keluarga atau leluhur dalam suatu keluarga.

Fungsi atau makna adanya Ziarah ini ialah :

1.Selamatan (memberi sesaji) di tempat yang angker /keramat.

Di daerah-daerah yang mempunyai tempat bersejarah, agak berbau angker, pantai-pantai, goa-goa, yang punya kisah tersendiri biasanya mempunyai upacara adat yang disebut nyadran. Tak ubahnya dengan makna upacara-upacara adat yang lain, nyadran ini juga mengandung makna religius.Biasanya sesaji tidak terlepas dari upacara tersebut.Ada yang melakukan sesaji itu dengan melabuh dan ada pula yang diramu,yang di lengkapi dengan berbagai kembang atau bunga-bunga. Kebiasaan mengunjungi makam sebenarnya merupakan pengaruh dari kebiasaan mengunjungi candi atau tempat suci lainnya di masa dahulu dengan tujuan melakukan pemujaan terhadap roh nenek moyang.Dengan berkembangnya zaman, berkembang pula pemahaman manusia tentang ziarah, bahkan muncul berbagai maksud, tujuan, motivasi maupun daya tarik dari aktivitas ziarah ini. Orang yang Ziarah juga bertujuan untuk mengirimkan doa-doa untuk orang yang sudah meninggal.

2.Ziarah Sebagai Ungkapan Doa Bagi Arwah Leluhur

Masyarakat biasanya secara bersama-sama mengadakan kerja bakti membersihkan makam desa atau dusun dengan segala tradisi dan adat kebiasaan yang berlaku secara turun temurun.Tradisi yang di lakukan ini juga sering di sebut dengan ruwahan ,biasanya di lengkapi makanan seperti apem  ataupun dengan membuat kolak.Pada waktu ziarah tidak lupa mereka juga membawa bunga tabur untuk ditaburkan ke pusara makam keluarga mereka. Setiap keluarga biasanya mengajak serta anggota keluarga supaya mereka mengetahui dan mengenal para leluhur yang telah dimakamkan di tempat tersebut.Biasanya pada waktu ziarah di tempat pemakaman ada yang menjual bunga tabur bila lupa membawa bunga tabur tersebut.Terkait dengan tradisi nyekar atau nyadran ini muncul pula aktivitas lain berupa jasa tenaga membersihkan makam. Di berbagai makam muncul para penyedia jasa untuk membersihkan makam keluarga tertentu dengan sedikit imbalan. Mereka biasanya berada di sekitar makam dan membersihkan makam bagi keluarga yang datang untuk ziarah. Dalam hal ini tradisi ziarah mempunyai fungsi untuk mengingatkan kita yang masih hidup bahwa suatu saat kematian akan kita alami.

Source Ziarah Kubur Adat Jawa adat budaya jawa
Comments
Loading...