Yang Lebih Baik: Sedikit Bicara Dan Banyak Mendengar

0 92

Yang Lebih Baik: Sedikit Bicara Dan Banyak Mendengar

Ternyata urusan BICARA dan keturunannya yang terkait dengan olah mulut, misalnya MENCELA dan MEMUJI, mendominasi ranking teratas dalam pitutur Jawa. Benarlah kata peribahasa Indonesia yang mengatakan “Mulutmu harimau kamu” maupun “Berbicara peliharalah lidah, berjalan peliharalah kaki”. Dapat disimpulkan bahwa masalah manusia ada pada mulutnya.

Yang Lebih Baik: Sedikit Bicara Dan Banyak Mendengar

Wong juweh, kawruhe tumempel ing lambe, kumrecek ngebaki pasamuwan, katut samirana mrana-mrene. Beda karo wong meneng, kawruhe sumimpen ana ing ati wening. Wetune ora sarana lambe, nanging katampan ing pucuking pen, mili amber ing kertas putih, rinasakake ing wong sajagad.
TERJEMAHAN: Orang yang banyak bicara ilmunya menempel di bibir, berceloteh memenuhi ruangan, terbawa angin kesana kemari. Berbeda dengan orang yang diam. Keluarnya ilmu tidak melalui bibir, tetapi diterima oleh ujung pena, mengalir di kertas putih dirasakan manfaatnya oleh orang diseluruh penjuru jagad.
Source http://iwanmuljono.blogspot.com/ http://iwanmuljono.blogspot.com/2012/10/pitutur-kumpulan-1-berbicara.html
Comments
Loading...