Wisata Gunung Kawi Berhasil Satukan Budaya Jawa dan Tionghoa

0 87

Wisata Gunung Kawi Berhasil Satukan Budaya Jawa dan Tionghoa

Saat berwisata ke Gunung Kawi, terlihat ada yang berbeda. Obyek wisata religi terletak di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang itu berhasil menjaga penyatuan budaya dua budaya yang berbeda. Yakni budaya Tionghoa dan budaya Jawa.

Proses penyatuan dua budaya berbeda itu dikisahkan oleh Ponimi, sang sesepuh Gunung Kawi yang sehari-harinya sebagai pemandu wisata di Gunung Kawi. Penggabungan dua budaya itu berawal dari kisah penyebaran Islam olehMbah Jugo dan Raden Mas Iman Sujono.

Keduanya, mempunyai santri yang taat dan patuh kepada Mbah Jugo dan Raden Mas Imam Sujono. Ia bernama kiai Tamyam, yang berketurunan Tionghoa. Sejak Tamyam menjadi santri kedua sesepuh Gunung Kawi itu, terjadi akulturasi budaya.

Di kawasan Gunung Kawi, terdapat makam Mbah Jugo dan Raden Mas Iman Sujono, serta kuil Kwam In dan Chiamsi. Kuil Kwam Im itu dibangun atas sumbangan dana dari para pengusaha keturunan Tionghoa yang mengaku telah mendapatkan berkah setelah beradu nasib di pohon Dewandaru, Gunung Kawi.

Saat ini, kuil Kwam In dan Chiamsi itu selain dipakai untuk tempat peribadatan, juga dipakai sebagai sarana edukasi dan wisata, setiap pengunjung yang datang ke Gunung Kawi. Salah satu pengunjung yang ia adalah warga Solo, keturunan Tionghoa, pihaknya datang ke Gunung Kawi bersama keluarganya.

Selain berdoa tambah Sulis, ia dan keluarganya ingin berwisata di Gunung Kawi, mumpung masih sisa masa liburan lebaram. Silain Kuil, ada juga Chiamsi. Chiamsi adalah tempat untuk meramalkan jodoh, rejeki atau keberuntungan yang lain menurut kepercayaan umat Tionghoa. Caranya, mengocok stik sampai terdapat satu stik yang keluar.

Setelah mengocok, nantinya akan tertera nomor ramalan. Saat nomor lamaran keluar, sang juru kunci akan meberikan kertas ramalan sesuai dengan nomor yang tertera. Setiap pengunjung diperbolehkan melakukannya. Tak harus umat Tionghoa.

Source http://m.jatimtimes.com/ http://m.jatimtimes.com/baca/101799/20150724/191909/wisata-gunung-kawi-berhasil-satukan-budaya-jawa-dan-tionghoa/
Comments
Loading...