Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro Sanggar Pedalangan Gondo Wasitan

0 31

Suara gamelan yang diiring gendhing dari Sinden mengalun halus terdengar di Kawasan Candi Sari Kalasan. Orang-orang kampung mulai berdatangan satu persatu dengan membawa harapan untuk menyaksikan Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro yang merupakan sebuah pertunjukan wayang topeng yang menceritakan tentang perebutan Dewi Tampioyi putri Kerajaan Jenggala yang sangat cantik jelita oleh para raja-raja yang ingin mempersuntingnya. Karena bingung siapa yang akan diterima sebagai pendamping hidupnya, maka ada inisiatip dari kakaknya yaitu Brojonoto dengan mengadakan sayembara bagi siapa saja yang dapat mengalahkannya akan mendapat Dewi Tampioyi sebagai istrinya.

Cerita Brojonoto Sayemboro ini sebenarnya merupakan rangkuman dari cerita Bancak Nagih Janji yang dipadatkan, hal ini disebabkan karena ingin membuat cerita ini lebih menarik dalam sisi cerita maupun tampilan di panggung nantinya. Dengan durasi yang lebih pendek pastilah penonton akan lebih terhibur.Ide cerita ini diambil dari cerita Panji, dengan terispirasi cerita ini penuh dengan konflik atau drama dalam kehidupan ini. Tapi sebenarnya dalam Wayang Topeng selain ingin menonjolkan bahasa tari juga esensi cerita di dalamnya.Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro dipersembahkan oleh Sanggar Pedalangan Gondo Wasitan yang masuk dalam rangkaian acara Gelar Seni Kawasan Candi yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta di Kawasan Candi Sari Tirtomartani, Kalasan, Sleman pada hari Kamis tanggal 4 Oktober 2018 mulai pukul 19.30 wib sampai selesai.

Sanggar Pedalangan Gondo Wasitan merupakan sanggar tari topeng yang berdiri pada tahun 2009 yang didirikan oleh Gito Hadiwarsito yang pernah mendapatkan gelar penghargaan dari Presiden SBY sebagai pelestari budaya wayang topeng. Basecampnya di Kampung Ngajek, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.Ada yang menarik dalam tampilan kali ini, dimana para penontonnya banyak sekali anak-anak kecil. Merupakan sebuah fenomena akan ketertarikan nonton hiburan seni budaya yang ada di daerah Kalasan ini. Dari merekalah nantinya generasi penerus seni budaya ini akan selalu hidup sampai sepanjang jaman.Gambarkan tentang ungah-ungguh (tata karma) manusia dalam bersikap terhadap keluarga terutama kepada ayah, ibu, saudara dan Raja yang menjadi kepala kerajaan terlihat dalam komposisi Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro.Geraknya sangat variatip dan dinamis, dimana geraknya menggunakan gerak khusus yaitu gerak wayang orang gaya Yogyakarta versi pedalang.

Gerakan ini dulunya diciptakan oleh para dalang wayang kulit, atau bisa dikatakan ini adalah olah raganya para dalang dengan jejogedan memakai topengSejarahnya dulu gerakan-gerakan wayang topeng pedalangan ini untuk mbarang atau ngamen. Dalang yang dulu tidak laku tampil keliling kampung dengan diiringi gamelan seadanya untuk mendapatkan uang. Dalam pertunjukannya mereka tidak sungkan-sungkan mengajak penontonnya untuk ikut menari bersama.Pola lantainya pada intinya menggunakan pola lantai yang biasa dipakai dalam Wayang Orang, tapi kadang juga menyesuaikan panggung yang ada, jadi sangat fleksible dan dinamis dengan adaptasi dari para pemainnya.Busana yang dikenakan dalam Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro ini, karena ini ceritanya mengambil dari cerita Panji, maka simbol-simbol Panji hadir disini, seperti irah-irahan yang biasa disebut dengan tekesan.

Ada yang unik dalam tekesan yang dipakai Sanggar Pedalangan Gondo Wasitan, dimana tekesannya ditambah daun-daunan.Iringan gendhing dalam Wayang Topeng Brojonoto Sayemboro menggunakan gamelan klasik Jawa dengan gendhing-gendhing khusus seperti bendrong, bondet dan loro-loro topeng. Menampilkan Wayang Topeng yang masuk dalam rangkaian acara Gelar Seni Kawasan Candi selain sabagai bagian dari pelestarian dan pengembangan seni budaya secara nyata, juga sebagai hiburan dan curahan ekspresi bagi seniman-seniman Kabupaten Sleman khususnya, yang dapat menarik wisatawan asing maupun lokal untuk datang ke Indonesia, khususnya daerah Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Source https://myimage.id https://myimage.id/wayang-topeng-brojonoto-sayemboro/
Comments
Loading...