Wayang Landung, Wayang Raksasa Dari Tatar Galuh

0 45

Wayang Landung yang diciptakan seniman Panjalu Kabupaten Ciamis, Pandu Radea telah menambah khasanah kreasi seni yang berkembang di tatar Galuh. Jenis wayang ini terbuat dari daun-daun kering dan tumbuhan lainnya, dibentuk sedemikian rupa sehingga menjadi wujud wayang golek raksasa dengan ukuran tiga hingga empat meter. Pada momentum peringatan ulang tahun Ciamis atau Kecamatan Panjalu, pentas sang wayang raksasa menjadi magnet bagi masyarakat sekitar, termasuk dari luar daerah maupun luar negeri.

Dalam setiap pentasnya, seorang pemain bertugas memikul wayang untuk kemudian menari-nari mengikuti alunan musik serta cerita yang dibawakan sang dalang. Sejak diperkenalkan oleh kreatornya medio tahun 2003 pada ajang International Kite Festival di Pangandaran. Penampilan perdananya yang berjalan sukses telah mengantarkan karya adaptasi dari wayang golek ini meraih ketenaran. Maklum, improvisasi dan penampilannya yang unik telah membuat masyarakat yang sempat menyaksikan memberi perhatian. Usai pentas di Pangandaran, wayang landung semakin banyak mendapat undangan untuk pentas.

Pandu Radea, sang kreator mengaku mengadopsi nama tersebut dari kesenian Barong landung di Bali. Pertunjukan wayang ini terbagi dalam dua bagian dimana pentas pertama adalah melakukan prosesi lalampahan atau arak-arakan. Sementara bagian ke dua disebut dengan nama Jogol yang menampilkan aksi pertarungan diantara beberapa wayang landung yang mewakili kubu pandawa dan musuk gerotnya (musuh utamanya) yakni Pauskan Durga.

 

Pentas semakin menarik dengan beragam cerita yang disampaikan sang dalang. Pentas wayang landung juga kerap ditemui saat prosesi acara pernikahan atau khitanan. Sejumlah wayang diarak berkeliling kampung diiringi masyarakat dengan riang gembira. Seni kreasi ini juga pernah tampil pada acara Festival Budaya Nusantara di Jembrana Bali. Hal itu karuan membuat nama besar Ciamis sebagai gudangnya pelaku kreasi seni semakin kuat. Dengan sendirinya, nama Ciamis juga turut harum. Kini Pandu tengah berusaha untuk mematenkan karyanya, sehingga bisa diklaim sebagai jenis kesenian khas urang Ciamis.

Source http://jabarklik.com/wayang-landung-wayang-raksasa-dari-tatar-galuh/ http://jabarklik.com
Comments
Loading...