Usdek, Tata Penyajian Makanan Solo

0 47

Usdek

Pada aslinya, usdek adalah sebuah manifesto politik yang dicetus Bung Karno untuk menanamkan nilai-nilai haluan negara kepada masyarakat Indonesia. Adapun butir-butir manifesto politik itu sebagai berikut:

  1. Undang-Undang Dasar 1945
  2. Sosialisme Pancasila
  3. Demokrasi terpimpin
  4. Ekonomi terpimpin
  5. Kepribadian Indonesia

Nama usdek adalah singkatan kelima poin di atas, dari masing-masing poin diambil huruf paling depan dan digabung menjadi sebuah kata baru. Singkatan usdek ini kemudian ‘diplesetkan’ oleh masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Solo.

Dalam versi plesetannya, usdek adalah singkatan dari unjukan, sop, dahar, es, dan kondur. Usdek versi plesetan bukan menunjukkan haluan NKRI, melainkan ikhtisar menu makanan dan minuman yang akan disajikan di sebuah acara syukuran. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan mengingat-ingat menu apa saja yang akan diberikan.

Sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa untuk mengadakan sesi makan bersama dalam sebuah hajatan atau pesta. Uniknya, tamu tidak mengambil makanan sendiri layaknya di prasmanan, justru para pelayan yang akan membagikan makanan kepada masing-masing tamu. Dengan demikian, tamu tidak perlu bangkit dari tempat duduknya sepanjang acara.

Ada satu hal unik lagi tentang tradisi penyajian ini: makanan dan minuman akan dibagikan satu demi satu. Menu berikutnya baru diberi setelah jeda kira-kira sepuluh menit atau tepat sebelum makanan para tamu habis.

Misalnya, unjukan sudah dibagikan kepada setiap orang masing-masing satu gelas. Sepuluh menit kemudian, atau saat unjukan sudah tinggal sedikit, baru dibagikan sop masing-masing satu mangkuk. Setelah sepuluh menit lagi, dibagikanlah dahar.

Berikut ini adalah penjelasan untuk masing-masing hidangan:

  1. Unjukan

Unjukan adalah kata dari bahasa Jawa Halus yang berarti minuman. Biasanya, disajikan teh. Minuman ini dimaksudkan untuk menyambut para tamu (welcoming drink) sekaligus memuaskan dahaga mereka yang mungkin datang dari jauh untuk menghadiri acara sang tuan rumah.

  1. Sop

Sop berasal dari bahasa Belanda, soep, yang diserap menjadi bahasa Jawa. Sup yang disajikan biasanya adalah sup sayuran atau sup makaroni.

  1. Dahar

Dahar dapat dikatakan sebagai ‘makan besar’. Ketika dahar disajikan, tamu akan mendapatkan sepiring makanan yang sudah siap santap. Makanan yang didapatkan bisa berupa nasi rames, nasi gudeg, nasi uduk, nasi kari, hingga lontong cap go meh. Yang jelas, dalam tahap dahar, tamu akan mendapatkan nasi beserta lauk-pauk.

  1. Es

Setelah makan besar, akan diberikan hidangan penutup kepada para tamu berupa es: sesuatu yang dingin dan manis. Biasanya, makanan penutup ini berupa es krim.

  1. Kondur

Setelah semuanya makan dan kenyang, lalu …? Kondur. Waktunya pulang!

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Usdek/
Comments
Loading...