Upacara Tawur Agung Kesanga Di Candi Prambanan

0 283

Upacara Tawur Agung Kesanga Di Candi Prambanan

Selain melaksanakan pembersihan diri melalui upacara Melasti, menjelang Hari Raya Nyepi umat beragama Hindu juga mengadakan upacara Tawur Agung Kesanga atau ritual Tawur Agung. Upacara yang biasa digelar sehari sebelum Nyepi ini adalah bentuk pembersihan diri dari hal jahat dan juga memohon keselarasan hidup kepada Tuhan.

Di kawasan Jogjakarta dan Solo Raya, prosesi Tawur Agung terakbar dan juga biasa terbuka untuk umum biasa mengambil lokasi di Candi Prambanan. Di saat itu, ribuan umat Hindu dari kawasan sekitar Candi Prambanan biasa memenuhi pelataran candi. Menempati lokasi yang telah disediakan menghadap kearah Candi Prambanan.

Tenda-tenda secara berderet didirikan untuk menampung ribuan umat. Dan tenda yang paling barat membentuk huruf “U” adalah tenda utama dimana tamu undangan, pengisi acara, dan juga para pendeta berada.

Selama penyelenggaraan upacara Tawur Agung Kesanga, Candi Prambanan biasa tetap terbuka untuk umum. Karena itu, di saat-saat seperti ini lah akan sangat ramai pengunjung yang hadir ke Candi Prambanan. Selain melihat keelokan candi, pengunjung juga biasa ikut menyaksikan berbagai tarian yang biasa dibawakan di panggung utama seusai prosesi Mendak Tirta dan Pradaksina.

Tawur Agung Candi Prambanan biasa digelar sejak pagi. Prosesi salah satu upacara keagamaan terbesar agama Hindu ini akan dimulai dengan peletakan berbagai jenis sesajian di meja panjang yang berada di panggung utama. Selain sederet sesajian tadi, diletakan juga beberapa ogoh-ogoh bersebelahan dengan meja sesaji.

Prosesi kemudian dilanjutkan melaksanakan Mendak Tirta menuju Candi Siwa. Prosesi ini adalah prosesi pensucian air yang kemudian akan dilanjutkan dengan prosesi Pradaksina, mengelilingi candi searah jarum jam sebanyak tiga kali. Setelah selesai baru rombongan kembali ke panggung utama membawa serta air yang sudah disucikan tadi.

Prosesi selanjutnya adalah prosesi doa yang dipimpin oleh pendeta di panggung utama. Setelah itu baru dilanjutkan dengan sendra tari dan mengarak ogoh-ogoh yang tadi disiapkan. Ogoh-ogoh adalah bentuk atau simbol dari sifat jahat.

Source http://chic-id.com http://chic-id.com/upacara-tawur-agung-kesanga-di-candi-prambanan/
Comments
Loading...