Upacara Sunatan dari Betawi

0 71
Tidak berbeda dengan upacara adat Betawi yang lainnya, upacara sunat atau khitan merupakan upacara yang wajib dilakukan para orang tua ketika memiliki anak lelaki yang menjelang usia remaja. Upacara ini dilakukan berdasakan nilai yang terkandung dalam ajaran agama Islam yang masih dipegang erat oleh masyarakat Betawi.
Sunat merupakan prosesi pemotongan kulit pada ujung penis anak laki-laki sebagai tanda bahwa ia telah memasuki masa akhil baligh atau telah menjelang remaja. Maka dengan dilakukannya sunat berarti seorang anak lelaki dituntut untuk mampu menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang melanggar ajaran agama dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
Dalam tradisi Betawi, sunat diartikan sebagai proses pembeda. Maksudnya, seorang anak lelaki yang sudah sunat berarti sudah memasuki dunia akil balig. Karena sudah akil balid, maka dia dituntut atau seharusnya sudah mampu membedakan antara dunia anak-anak dan dunia dewasa. Ia sudah selayaknya mampu menjaga diri dari perbuatan-perbuatan yang melanggar ajaran agama dan adat kesopanan di masyarakat.
Source http://autobiografi2015.blogspot.co.id/2016/01/tugas-3-folklore-indonesia_5.html http://autobiografi2015.blogspot.co.id
Comments
Loading...