Upacara Peringatan Kenaikan Takhta Raja Keraton Surakarta

0 199

Upacara Peringatan Kenaikan Takhta Raja Keraton Surakarta

Inilah salah satu upacara adat Keraton Kasunanan Surakarta yang paling sakral dan paling ditunggu setiap tahunnya, baik oleh para kerabat dan abdi dalem kerajaan dan juga masyarakat luas. Upacara Tingalan Jumenengan Paku Buwono XIII atau upacara peringatan kenaikan takhta raja Keraton Surakarta.

Saat ini, raja yang sedang bertahta adalah raja Paku Buwono XIII yang dinobatkan sebagai raja atau tanggal 25 di bulan Rajab pada penanggalan Jawa. Karena itu, Jumenengan Keraton Surakarta saat ini akan selalu digelar pada tanggal 25 bulan Rajab. Sementara lokasi pergelaran upacara Jumenengan Keraton Surakarta adalah bangsal Sasana Sewaka.

Sakralnya upacara adat Jumenengan ini tidak hanya terlihat dari kekusyukan para tamu yang hadir dalam upacara peringatan saja tetapi juga dari tradisi yang dijalankan selama prosesi digelar. Salah satu prosesi yang paling sakral dalam upacara peringatan kenaikan takhta raja Keraton Surakarta adalah saat digelarnya tari Bedaya Ketawang yang sakral di hadapan raja.

Tarian sakral Bedaya Ketawang yang hanya dipergelarkan berhubungan dengan peringatan ulang tahun tahta kerajaan itu seolah-olah menjadi simbol peringatan karena hanya dibawakan sekali dalam setahun. Selain itu, peringatan ini juga kental ditandai dengan pemberian gelar pada sosok-sosok yang dianggap berjasa pada Keraton.

Pada tahun 2012, upacara peringatan kenaikan takhta raja Keraton Surakarta digelar dengan suasana yang cukup berbeda. Pada tahun itu digelar Kirab Ageng Jumenenganselain upacara adat Jumenengan yang digelar di dalam Keraton. Peringatan itu sekaligus menjadi perayaan rokonsiliasi atau bersatunya dua raja yaitu KGPH PA Tedjowulan dan Paku Buwono XIII Hangabehi.

Pada tahun 2013, upacara peringatan kenaikan takhta raja Keraton Surakarta berjalan dengan cara yang kembali berbeda. Raja Paku Buwono XIII pada perayaan ini tidak hadir selama prosesi.

Semenjak terjadinya peristiwa dua raja hingga rekonsiliasi. Dalam tiap pelaksanaan kegiatan atau upacara adat yang melibatkan Raja memang sulit untuk ditebak atau diperkirakan. Kembali lagi, pada tahun 2013 penjagaan sangat ketat diberlakukan di luar tembok Keraton. Hanya mereka yang berhubungan dengan kegiatan saja yang diperkenankan masuk Keraton.

Bahkan, mereka yang meliput kegiatan upacara peringatan kenaikan takhta raja Keraton Surakarta ini pun wajib mengenakan pakaian yang disyaratkan. Ditambah lagi mereka juga wajib membawa kartu akses masuk ke area mana mereka akan meliput yang dikeluarkan oleh pihak Keraton.

Source http://chic-id.com http://chic-id.com/upacara-peringatan-kenaikan-takhta-raja-keraton-surakarta/
Comments
Loading...