Upacara Perayaan Sunat di Sumedang

0 46

Upacara Perayaan Sunat di Sumedang

Upacara sunatan merupakan upacara yang umum dirayakan di Indonesia yaitu upacara yang dirayakan setelah seorang anak melakukan sunat. Sunat sendiri adalah pemotongan atau penghilangan sedikit dari bagian penis. Dalam islam sendiri sunat merupakan kewajiban untuk semua laki laki karena itu merupakan salah satu syariat islam dan itu juga sudah dibuktikan dalam dunia kesehatan bahwa melakukan sunat bukan semata mata karena kewajiban agama tapi juga untuk kepentingan kesehatan, dengan melakukan sunat ini bagian penis yang menjadi tempat persembunyian kotoran, virus, bakteri, dan bau yang tidak sedap hilang sehingga kemungkinan terkena penyakit lebih sedikit.

Pada umumnya orang Indonesia melakuan sunat bergantug pada daerahnya kalau diwilayah jawa sekitar umur 10-13 tahun sedangkan untuk di wilayah sunda sekitar umur 6-8 tahun, tetapi banyak juga yang melakukan sunat saat anaknya baru lahir karena merek beranggapan bahwa jika disunat ketika baru lahir anaknya jadi tidak merasakan sakitnya disunat.

Ritual perayaan sunat di setiap daerah pun berbeda beda tergantungpada daerahnya masing masing. Kali ini saya jngin membahas ritual perayaan sunat di daerah sumedang tepatnya di desa boros yang merupakan kampung saya sendiri. Ritual perayaan yang saya bahas ini berdasarkan pada pengalaman saya sendiri beserta informasi yang saya dapat dari nenek saya yang merupakan orang asli sana .

Ritual ini dijalani selama 4 hari berturut turut siang dan malam . Dimulai dari hari pertama yang diisi dengan pengajaian yang diikuti oleh nenek-nenek dan ibu-ibu yang merupakan keluarga dan orang sekitar, pengajian ini pun tersiri dengan pembacaan doa-doa yang diperuntukkan untuk anak yang melakukan sunat yaitu saya sendiri dan juga ada ceramah yang disampaikan oleh ustadz dari dasa setempat. Dan acara ini pun diselesaikan dengan makan bersama dengan prasmanan yang sudah disiapkan.

Pada hari kedua dijani dengan arak arakan keliling kampung menggunakan kuda yaitu dinamakan kuda renggong . Arak arakan ini pun diikuti bukan hanya oleh anak yang disunat tapi juga diikuti oleh keluarga yang merupakan adik kaka dan sodara-sodara dekat yang totalnya sekitar 10 orang. Acara ini dimulai dengan pemilihan kostum yang sesuai dengan masing masing anak yang ikut diarak , setelah itu para peserta pun dirias oleh tim perias yang sudah disiapkan.

Kuda yang digunakan pun bukan kuda biasa tetapi menggunakan kuda yang sudah dipakaikan atribut dan kuda tersebut juga diberikan semacam minuman yang membuat kuda itu terlihat riang lompat-lompat dan terlihat menghibur yang meihat kuda itu keliling desa. Keliling desa itu pun berlangsung cukup lama sekitar 4 jam karena selain kuda dan anak anak naik kuda yang diarak juga terdapat pemain musik tradisional yang mengiringi sepanjang arak arakin ini. Setelah arak arakan selesai acara dilanjutkan dengan makan makan bersama sambil bercengkrama dengan riang.

Acara pun berlanjut ke hari ketiga yaitu puncak dari ritual ini yaitu pelaksanaan sunat. Di daerah ini pun hanya ada satu dokter sunat terkenal jadi tempat di sangat ramai sekitar 50 orang disunat di hari yang sama , mungkin itu karena musim liburan sedang berlangsung jadi banyak orang yang disunat dari berbagai daerah. Setelah sunat dilangsungkannya selametan yaitu makan makan dengan mengundang banyak orang dari pagi sampai malam pun terus ada makan makan dengan tamu yang berbeda beda .

Dihari terakhir, kembali dilakukannya selamatan yaitu selametan hari kedua dengan juga adanya dangdutan kecil-kecilan yang menbuat acara tersebut lebih menarik dan menambah antusias masyarakat sekitar.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Upacara-Perayaan-Sunat-di-Sumedang/
Comments
Loading...