Upacara Ngesur Tanah Kematian

0 765

Upacara Ngesur Tanah Kematian

Di dalam suatu masyarakat Jawa tidak akan pernah terlepas dari suatu adanya tradisi yang biasanya sudah ada sejak zaman nenek moyang.Tradisi biasanya  berjalan secara turun temurun dan di jadikan sebagai suatu anggapan dan kepercayaan pada suatu daerah.

Di Jawa kaya akan budaya yang memiliki makna yang terkandung di dalamnya sehingga tidak heran bila setiap tradisi dan adat yang di lakukan pasti memiliki makna di balik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Upacara ngesur tanah merupakan upacara yang diselenggarakan pada saat hari meninggalnya seseorang. Upacara ini diselenggarakan pada sore hari setelah jenazah dikuburkan. Istilah sur tanah atau ngesur tanah berarti menggeser tanah (membuat lubang untuk penguburan mayat).

Makna sur tanah adalah memindahkan alam fana ke alam baka dari wadah semula yang berasal dari tanah akan kembali ke tanah juga.Sebab manusia awalnya  memang berasal dari tanah.

Tradisi ini biasanya juga di tunjang adanya bahan-bahan yang harus di siapkan.Bahan yang digunakan biasanya sudah di siapkan terlebih dahulu oleh pihak keluarga guna kelancaran tradisi.Bahan-bahan tersebut di antaranya terdiri dari :

  1. Nasi gurih (sekul wuduk)
  2. Ingkung (ayam dimasak utuh)
  3. Urap (gudhangan dengan kelengkapannya)
  4. Cabai merah utuh ,tidak di potong-potong
  5. Krupuk rambak
  6. Kedelai hitam
  7. Bawang merah yang telah dikupas kulitnya
  8. Bunga kenanga
  9. Garam yang telah dihaluskan
  10. Tumpeng yang dibelah dan diletakkan dengan saling membelakangi (tumpeng ungkur-ungkuran)
Source Upacara Ngesur Tanah Kematian sirfrancois
Comments
Loading...