Upacara Mendhak Pindho Adat Kematian Orang Jawa

0 269

Upacara Mendhak Pindho Adat Kematian Orang Jawa

Adat kematian orang Jawa sebenarnya cukup menarik. Karena secara konsep, kematian hanya dianggap sebagai matinya jasad dan nafsu di dunia. Sebagai peralihan dari alam dunia menuju alam gaib. Karena itu wajar, bila ada selamatan-selamatan yang tetap digelar sekalipun si mendiang sudah cukup lama meninggal. Orang yang meninggal dunia dianggap mengalami pembebasan, yang nanti akan membantunya menemukan hakikat kehidupan. Istilah kematian ini disebut juga dengan kesripahan atau lelayu.

Selamatan atau slametan merupakan unsur dominan dalam upacara adat Jawa. Asal katanya adalah slamet, yang bermakna selamat, bahagia dan sentosa. Acara ini biasanya diadakan secara lesehan, dengan hidangan berupa nasi tumpeng lengkap dengan lauk-pauk. Terkait dengan lelayu, selamatan yang digelar menurut adat kematian jawa antara lain:

Upacara Mendhak Pindho

Dua tahun setelah kematian, giliran upacara mendhak pindho. Selamatan ini dimaksudkan untuk menyempurnakan semua kulit dan darah. Sebab pada tahun kedua jenasah sudah hancur luluh tinggal tersisa tulang belulang saja.

Source https://www.kompasiana.com/ https://www.kompasiana.com/dewisundari/5923e08ddb9373c724a1ddbb/kenali-adat-kematian-orang-jawa
Comments
Loading...