Upacara Adat Pangkak Madura

0 34

Upacara Adat Pangkak

Upacara Adat Pangkak memiliki artian upacara pemotongan padi atau pemangkasan padi saat tiba masa panen. Artian ini diperoleh dari kata Pangkakyang dapat diartikan memotong atau memangkas dalam bahasa Madura.
Dapat diuraikan aktifitas sebelum panen berjalan seperti biasa, mulai dari penanaman bibit, prosespenyiraman, pemberian pupuk, setelah mencapaimasa panen barulah aktifitasperayaan dipersiapkan. Dalam hal ini pemilik sawah bersiap-siap untuk merayakanUpacara Adat Pangkak.
Persiapannya meliputi:
  1. Mempersiapkan surat undangan yangakan disebar dan memberikan pengumuman kepada para tamu yang akan di undang.Semakin banyak tamu yang menghadiri acara tersebut semakin bangga pula sangpemilik sawah.
  2. Mempersiapkan sesajen dan perlengkapanyang diperlukan
  3. Menunjuk seorang tetua adat untukmemimpin acara tersebut.
Setelah segala sesuatuyang diperlukan telah terasa siap, maka acara tersebut dapat dilaksanakan.Acara ini dilaksanakan pada malam bulan purnama dimana para undangan telahberada dan berkumpul di tengah sawah dengan mengenakan pakaian bagus berwarnanorak. Selain itu sang pria bertugas mengangkut padi dan kaum wanita bertugasmenuai padi, kemudian acara dimulai dengan pembacaan doa/parikan/mantra olehpawang pangkak desa setempat.
Adapun mantra tersebut ialah sebagai berikut:
Ambololo hak-hak, ambololo harra
akadi omba’ gulina padi
masa arangga’ terbhi’padi
togur reng tani lebur eoladi e masa reng tani arangga’ padi
Ambololohak-hak, ambololo harra
gumbhira kejung sambi atandhang
ka’dissa oreng lake’nabbu gendang
tal-ontalan palotan sambi atandhang
tanda nyare judu ate lodang
Ambololo hak-hak, ambololo harra
terjemahan bebasnya:
Ambololo hak-hak,ambololoharra
Andai ombak ayunan padi
Masa panen dekat menanti
Pondokan petani indahdilihat
Dimasa petani memotong padi
Ambololo hak-hak, ambololo harra
Riang lagusambil menari
Disana lelaki menabuh gendang
Saling melempar ketan silihberganti
Tanda jodoh dicari
Ambololo hak-hak, ambololo harra
Setelah pawangpangkak membacakan mantranya, kemudian acara selanjutnya diisi dengantari-tarian yang diiringi berbagai jenis musik pengiring. Adapun tari-tarianyang dibawakan adalah
  1. Tari Ngagga Manok (Tari Halau Burung): Tari yang dilakukan dipinggir sawah dimanagerakanya menyurupai menghalau burung agar tidak mendekat kearah padi yangsedang tumbuh.
  2. Tari Ronjhangan (Tari menumbuk Padi: Tarian yang dilakukan bersamaan dengan saat parawanita menumbuk padi secara bersamaan dan berleingan.
Selain itu untuk memperindah tarian tersebut juga diselingi beberapa musik pengiring yang berupa:
  1. Saronen: Musik tradisi rakyat yaitu Kennong Tello’
  2. Ronjangan: Alat penumbuk padi yang terbuat dari batangan kayu panjang yang diberi lubangsepanjang batang kayu.
Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Upacara-Adat-Pangkak/
Comments
Loading...