budayajawa.id

Upacara Adat Mapar Gigi pada Masyarakat Sumenep Madura

0 9

Upacara Adat Mapar Gigi pada Masyarakat Sumenep Madura

Madura merupakan sebuah pulau yang secara administratif termasuk dalam Provinsi Jawa Timur. Di sana, tepatnya di Desa Panagan, Kecamatan Gapura, sekitar 10 kilometer arah Tenggara Kota Sumenep ada sebuah upacara tradisional yang sangat erat kaitannya dengan daur hidup (lingkaran hidup) individu, khususnya bagi seorang perempuan yang ingin melangsungkan pernikahan. Tradisi ini oleh mereka disebut sebagai “mapar gigi”. “Mapar” dalam bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai “melakukan suatu pekerjaan untuk merapikan dan meluruskan”. Jadi, mapar gigi dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk merapikan dan meluruskan bentuk susunan gigi dengan seperangkat alat khusus.

Upacara mapar gigi di Desa Panagan dilaksanakan ketika seorang gadis akan melangsungkan Pernikahan. Tujuannya, agar bentuk gigi sang gadis terlihat lebih rapi dan menarik. Selain itu, mapar gigi juga mengandung makna membuang segala macam sangkal pada diri sang gadis sebelum memasuki kehidupan yang baru.
Adapun tempat pelaksanaan upacaranya bergantung dari tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh si gadis. Untuk tahap mapar gigi, pembacaan kidungan atau mocopat, dan pencukuran rambut halus di dahi dan tengkuk diadakan di rumah sang gadis. Sementara untuk prosesi pembuangan rambut halus sebagai simbol pembuangan sangkal berlangsung di perempatan jalan dalam sebuah kirab atau arak-arakan.
Seluruh tahapan upacara tersebut dipimpin oleh ahli papar gigi. Dalam melaksanakan tugasnya Sang ahli mapar akan dibantu oleh ahli mocopat beserta tukang tegesnya yang akan membacakan kidungan atau mocopat ketika prosesi mapar gigi dilakukan. Sedangkan pihak lain yang juga terlibat dalam penyelenggaraan upacara adalah:
(1) keluarga gadis yang akan dimapar giginya;
(2) calon suami si gadis beserta kerabatnya;
(3) beberapa orang gadis yang nantinya akan bertugas mengitari sang gadis saat dupa dibakar; dan
(4) para seniman soren, hadrah, dll yang nantinya akan mengiringi calon pengantin saat melakukan kirab.
Source http://uun-halimah.blogspot.co.id/ http://uun-halimah.blogspot.co.id/2012/03/upacara-adat-mapar-gigi-pada-masyarakat.html
Comments
Loading...