Upacara Adat Hajat Sasih

0 143

Upacara Adat Hajat Sasih

Kampung Naga merupakan suatu daerah di Tasikmalaya, Jawa Barat. yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang masih taat melaksanakan tradisi leluhurnya, yaitu tradisi Sunda.

Seluruh penduduk Kampung Naga mengaku beragama Islam, namun tetap sangat menaati adat istiadat dan melaksanakan ritual-ritual yang ada. Maka dari itu pemeluk agama Islam di Kampung Naga sedikit berbeda dengan pemeluk agama Islam lainnya. Contohnya mereka hanya melaksanakan sholat lima waktu pada hari Jumat saja. Selain itu, dalam melaksanakan rukun Islam kelima yaitu ibadah haji, menurut mereka tidak perlu jauh-jauh pergi ke kota suci Mekah namun dapat dilaksanakan melalui upacara Hajat Sasih yang dilaksanakan bertepatan dengan hari raya haji, yaitu tanggal 10 Rayagung.

Upacara Hajat Sasih ini bertujuan untuk memohon berkah kepada Eyang Singaparna yang merupakan leluhur Kampung Naga dan juga untuk bersyukur kepada Tuhan. Sasih dalam bahasa Sunda berarti ‘bulan (kalender)’, maka dari itu upacara ini dilaksanakan dalam waktu-waktu tertentu, misalnya pada tanggal 26, 27, 28 Muharam (Muharram); tanggal 12, 13, 14 Mulud (Rabiul Awal); tanggal 16, 17, 18 Rewah (Sya’ban); tanggal 14, 15, 16 Syawal (Syawal); tanggal 10, 11, 12 Rayagung (Dzulkaidah). Tanggal-tanggal ini sengaja dipilih bersamaan dengan hari-hari besar Islam.

Upacara Hajat Sasih ini merupakan acara ziarah dan membersihkan makam leluhur. Namun sebelum itu, para peserta harus melaksanakan bebearapa tahapan upacara sebelumnya seperti membersihkan diri di sungai Ciwulan, berdoa bersama di makam Eyang Singaparna, yang kemudian disambung dengan acara di masjid. Terakhir, upacara ditutup dengan memakan nasi tumpeng di masjid.

Source https://budaya-indonesia.org/Hajat-Sasih/ https://budaya-indonesia.org/Hajat-Sasih/
Comments
Loading...