Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Pertunjukan Wayang Orang

0 162

Unsur-Unsur Yang Ada Dalam Pertunjukan Wayang Orang

Wayang Orang adalah seni drama tari yang mengambil cerita Ramayana dan Maha­barata sebagai induk ceritanya. Dari segi cerita, Wayang Orang adalah perwujudan drama tari dari Wayang Kulit Purwa. Pada mulanya, yakni pertengahan abad ke-18, semua penari Wayang Orang adalah penari pria, tidak ada penari wanita.

Berikut ini adalah unsur- unsur yang ada dalam pertunjukan wayang orang.

Gedung

Gedung adalah tempat dimana wayang orang dipergelarkan. Di dalam gedung terdapat alat dan sarana pendukung pertunjukan, seperti panggung dan pelengkapan lain seperti layar sebagai latar belakang untuk pergantian suasana. Layar di sini berupa kain yang berukuran cukup besar yang ada lukisan yang menggambarkan suasana adegan yang berlangsung. Lukisan ini biasanya berupa di dalam kraton/istana, jalan, hutan, sungai dan pemandangan yang lain.

Dalang

Dalang adalah orang yang memainkan boneka wayang. Seorang dalang mempunyai kedudukan sentral dalam pertunjukan wayang. Seorang dalang bertanggung jawab atas seluruh pergelaran yang sedang berlangsung, memimpin musik, membuat hidupnya pertunjukan, bertindak sebagai penyaji.

Gamelan Dan Pangrawit

Setiap penyajian wayang orang diperlukan iringan gamelan (musik). Fungsi dari gamelan beserta pengrawitnya adalah untuk mengiringi dan mendukung suasana yang diinginkan. Juga ritme gamelan (musik) berfungsi untuk mendukung suasana pertunjukan.

Sutradara

Sutradara dalam pertunjukan wayang adalah individu/personal yang mengarahkan dan mengkoordinasi segala unsur pertunjukan dengan paham, serta mempunyai kecakapan, sehingga mencapai suatu pertunjukan yang berhasil.

Gerak Tari

Gerak tari adalah tata laku gerak dalam tari. Pada hakekatnya tari dalam pertujukan wayang orang adalah merupakan bagian keseluruhan pertunjukan wayang orang. Tari yang digunakan di panggung wayang orang adalah tari tradisional klasik. Tari wayang orang dibagi menjadi beberapa larakter, yaitu tari putri luruh, tari putri lanyap, tari putra luruh, tari putra lanyap, tari putra gagah dan gecul. Ragam gerak tari yang disajikan adalah gerak baku, artinya telah ada patokannya, misalnya ; gajah-gajahan, golek iwak, bapang, ukel wutuh, besut, sabetan, lumaksana, kebyok kebyak sampur.

Busana

Busana adalah kostum yang berfungsi untuk menghidupkan perwatakan pelaku/tokoh wayang yang dibawakan. Artinya, sebelum dia berdialog, kustum yang dikenakan sudah menunjukkan siapa dia sebenarnya.

Rias

Tata rias dalam wayang orang, membuat wajah dan kepala sesuai dengan peran tokoh wayang yang dikehendaki.

Lampu Dan Suara

Pada masa lalu saat awal perkembangannya, pertunjukan tari tradisional hanya diberi penerangan dari api, yang bersumber dari minyak kelapa atau minyak tanah. Untuk pengaturan suara menggunakan kenthongan. Dalam perkembangan selanjutnya kemudian menggunakan penerangan lampu listrik serta menggunakan alat pengeras suara (sound system). Semua alat berfungsi untuk membantu pertunjukan, baik untuk menerangi maupun mengatur suara dalam pertunjukan tari. Penataan lampu sebenarnya bukan sekedar untuk penerangan semata, namun juga berfungsi untuk menciptakan suasana yang diinginkan, dan memberi daya hidup pertunjukan secara langsung, yaitu efek sinar lampu dapat memberi kontribusi pada suasana dramatik pertunjukan. Dan secara tidak langsung memberi suasana/daya hidup pada busana penari dan perlengkapan lainnya. Sedangkan penataan suara dapat dikatakan berhasil jika dapat menjadi jembatan komunikasi antara pertunjukan dengan penonton, artinya penonton dapat mendengar dengan baik dan jelas tanpa gangguan apapun sehingga terasa nyaman menikmati pertunjukan tari.

Source http://cintanegeri.com/ http://cintanegeri.com/pengertian-dan-ciri-ciri-kesenian-wayang-orang/
Comments
Loading...