“Tungguk Mbako” Awali Musim Panen Tembakau Di Boyolali

0 47
Sekilas Gambaran Tradisi Tungguk Mbako

Ritual tungguk tembakau adalah tradisi turun temurun para petani di lereng Gunung Merbabu wilayah Boyolali, sebagai rasa syukur petani atas panen tembakau yang melimpah. Festival tungguk tembakau biasanya berlangsung di Desa Senden, Kecamatan Selo. Kegiatan diawali dengan kirab berbagai tumpeng atau gunungan diikuti para petani di wilayah Kecamatan Selo, menuju Makam Gunungsari, yang berada di atas bukit. Gunungan tumpeng terdiri gunungan nasi, gunungan daun tembakau dan gunungan hasil bumi. Setelah melalui prosesi ritual dan doa bersama, dilanjutkan makan bersama dari gunungan nasi yang dibawa. Selanjutnya dilakukan pemetikan perdana daun tembakau.

Kirab gunungan tembakau oleh para petani tembakau

Usai ritual di makam dan petik perdana tembakau, gunungan tembakau dan hasil bumi dibawa kembali turun, dikirab bersama hasil bumi lainnya. Kirab gunungan tersebut diikuti ratusan warga dan kelompok kesenian menuju lapangan desa setempat, lokasi utama festival tungguk tembakau. Tungguk tembakau merupakan acara tradisi yang dilakukan turun temurun, jika semula hanya digelar di lingkup masing-masing dukuh, ini acara itu digelar dalam lingkup lebih luas diikuti petani tembakau di lereng Merapi-Merbabu di wilayah Kecamatan Selo dan sebagian Kecamatan Ampel.

Kegiatan Ini digelar untuk melestarikan kebudayaan serta tradisi lokal serta mengembangkan sektor pariwisata. Diakui, tanaman tembakau masih menjadi andalan mayoritas petani di Kecamatan Selo. Tembakau jenis rajangan menjadi pilihan petani di musim kemarau. Sehingga mereka memilih menanam tembakau yang membutuhkan air sedikit.

Source "Tungguk Mbako" Awali Musim Panen Tembakau Di Boyolali "Tungguk Mbako" Awali Musim Panen Tembakau Di Boyolali

Leave A Reply

Your email address will not be published.