Tumpeng Megana

0 696

Tumpeng Megana

Tumpeng Megana digunakan untuk perlengkapan sesaji. Biasanya dibuat ketika orang mempunyai hajatan, yaitu ketika memasang tarub. Biasanya  tumpeng dililiti  kacang panjang yang sudah di masak, lalu di pasang   melingkar sampai puncak tumpeng, kemudian di atas tumpeng diberi bawang merah dan yang paling atas di beri cabai merah.

Pada tumpeng tersebut di kanan kiri tumpeng terdapat sayur-sayuran dan lauk-pauk yang sudah dimasak. Cara peletakannya Tumpeng  di atas tampah yang sudah dialasi dengan daun pisang. Makna sesaji Tumpeng Megana adalah bahwa manusia awalnya secara fisik tidak ada di dunia.

Akan tetapi, roh sucinya sudah ada dan berada di sisi Sang Ilahi di atas sana. Tumpeng Megana dan ubarampenya tersebut sebagai perumpamaan Gunung Meru yang sedang diputar oleh Dewa Siwa.

Lauk-pauk dan sayur-mayur sebagai isi lautan yang mengelilingi Gunung Meru. Bawang merah dan lombok merah di atas tumpeng diibaratkan sebagai api yang menjilat-jilat ke angkasa sebagai akibat dari Gunung Meru yang diputar oleh Dewa Siwa. Kacang panjang yang melilit tumpeng diibaratkan Naga Antaboga yang dipakai Dewa Siwa untuk mengaduk Gunung Meru. Sehingga bahan yang di taruh atau di letakkan di tumpeng tersebut memiliki makna dan arti masing-masing. Orang-orang Jawa pada masa itu yang menganut agama Hindu dimanifestasikan dalam wujud Tumpeng Megana ini.

Source Tumpeng Megana primbon jawa kuno
Comments
Loading...