Tujuan Upacara Tunggul Wulung Yogyakarta

0 156

Tujuan Upacara Tunggul Wulung Yogyakarta

Upacara Tunggul Wulung sendiri rutin dilaksanakan setahun sekali di Pedukuhan Dukuhan,  Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman sejak tahun 1960. Upacara adat ini digelar untuk mengenang sosok Ki Ageng Tulung Wulung yang merupakan bangsawan Majapahit yang lari saat kerajaan tersebut runtuh.

Bersih desa

Peristiwa moksanya Ki Ageng Tulung Wulung ternyata juga dialami seorang ledek (penari tayub) yang sedang pentas di bawah pohon timo tersebut, tepat di Jumat Pon juga. Sejak saat itu, warga setempat selalu menggelar pentas tayub diadakan dan menjadi bagian dari Upacara Tulung Wulung yang digelar pada Jumat Pon.

Sebagai bagian dari rangkaian acara ini, biasanya digelar bersih desa secara gotong royong dan berziarah ke petilasan Ki Ageng Tulung Wulung. Selain itu juga dilaksanakan kenduri, kirab adat tradisional dan sebagainya.

Masyarakat gotong royong bahu membahu menyelenggarakan acara ini. Tidak ketinggalan pentas wayang kulit dan pentas tayub juga ikut digelar. Banyak sekali kelompok-kelompok kesenian yang berpartisipasi dan nyaris semua lapisan masyarakat terlibat.

Biasanya penyelenggaraan Upacara Tulung Wulung digelar pasca panen, sebagai perwujudan syukur masyarakat setempat atas hasil panen yang mereka peroleh. Salah satu puncak acara adalah kirab gunungan beserta segala macam makanan dan hasil bumi. Ribuan masyarakat biasanya hadir memenuhi lokasi acara.

Puncaknya, setelah dipakai untuk upacara maka gunungan tersebut akan diperebutkan oleh masyarakat. Ada kepercayaan bila mengkonsumsi makanan dari gunungan, maka orang yang bersangkutan akan mendapatkan berkah dan hidup makmur. Tapi tentu saja, kepercayaan ini harus dibarengi dengan usaha dan tidak pernah lupa selalu berdoa kepada Tuhan YME.

Source http://hotelthecube.com/ http://hotelthecube.com/melihat-upacara-tulung-wulung-di-kabupaten-sleman-yogyakarta/
Comments
Loading...