budayajawa.id

Tradisi yang Dilakukan Acaraki Sebelum Membuat Jamu

0 21

Tradisi masyarakat tidak pernah terpisah dari alam, karena itulah saat ada yang sakit, penyembuhan yang dipilih adalah yang tersedia dari alam seperti jamu atau obat-obatan tradisional. Kata jamu pertama kali muncul pada abad 15-16 Masehi dari kata djampi yang berarti doa dan oesodo yang berarti kesehatan. Sedangkan peracik jamu disebut acaraki.

Dalam tradisi masyarakat, seorang acaraki harus berdoa dulu sebelum membuat jamu. Ia juga harus melakukan meditasi serta berpuasa untuk dapat merasakan energi positif yang bermanfaat bagi kesehatan. Ritual ini diperlukan karena bagaimanapun juga masyarakat Jawa kuno percaya bahwa Tuhanlah sang penyembuh utama.

Jamu memiliki konsep majemuk karena tiap tanaman herbal memiliki efek positif dan negatif bagi tubuh. Efek negatif dari satu tanaman herbal harus dinetralisir dengan menciptakan formulasi khusus dari beberapa tanaman herbal lainnya tanpa menghilangkan khasiat utamanya.

Dari jaman Sultan Agung, setiap lapisan masyarakat memahami filosofi jamu, bahkan hingga tukang jamu gendong. Tukan jamu gendong selalu membawa delapan jenis jamu yang melambangkan delapan arah mata angin sekaligus lambang surya Majapahit, Wilwatikta. Delapan jenis jamu tersebut adalah kunyit asam, beras kencur, cabe puyang, pahitan, kunci suruh, kudu laos, uyup-uyup/ gepyokan dan sinom.

Source https://agenpoker02111.weebly.com/blog/agen-casino-filosofi-jamu-indonesiaku agenpoker02111.weebly.com
Comments
Loading...