Tradisi Wiwitan Giling Tebu Kendal Kembali Digelar

0 27

Setelah tiga tahun tidak ada aktifitas giling tebu bahkan aktifitas perusahaan, PT Industri Gula Nusantara (IGN) kembali menggelar acara wiwitan giling tebu Sabtu. Tradisi wiwitan yang merupakan bentuk penghormatan dan pelestarian budaya leluhur serta permohonan doa kepada Tuhan, agar giling tebu dapat berjalan dengan lancar ini.

Proses giling tebu, diawali dengan iring-iringan rombongan pengantin tebu yang diarak dari dalam pabrik menuju tempat penggilingan tebu. Prosesi penggilingan tebu dimulau dengan penekanan bersama tombol sirine yang nenandai jalanya mesin giling tebu oleh Bupati Kendal Mirna Annisa dan jajaran Direksi PT IGN.

Usai ditekan tombol pengantin tebu dan rombongan yang dibawa oleh Sinok dan Sinang Kendal dimasukan satu persatu kedalam mesin penggiling. Bupati Kendal Mirna Annisa kepada media mengatakan sebuah lapangan pekerjaan kembali terbuka untuk masyarakat Kendal.

Pihaknya berharap agar perusahanan yang sudah kembali dibuka ini jangan sampai tutup dan bisa menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kendal. “Kami berharap dengan beroperasinya PT IGN akan menambah peluang kerja bagi masyarakat Kendal dan mampu meningkatkan perekonomian,”ujar Mirna.

Direktur PT IGN Cepiring, Bernadi Darmawan mengatakan, upacara mengarak Pengantin Tebu ini menandai beroperasinya kembali satu-satunya pabrik gula di Kabupaten Kendal, setelah tiga tahun tidak ada produksi. Pihaknya berharap PT. IGN bisa terus berkembang dan meningkat jumlah produkasinya. Target produksi di tahun 2018 ini minimal bisa mencapai 40.000 ton.

“Sebenarnya kapasitas giling tebu per hari 2.000 ton, namun karena tiga tahun lebih pabrik ini berhenti, maka targetnya hanya 40.000 ton,” Ujar Darmawan. Masyarakat yang sudah lama tidak lagi menyaksikan tradisi wiwitan, berjubel ingin menyaksikan dan menjadikan lalulintaa di depan PT. IGN tersendat.

Source https://krjogja.com https://krjogja.com/web/news/read/77620/Tradisi_Wiwitan_Giling_Tebu_Kembali_Digelar
Comments
Loading...