Tradisi Temanten Tebu di Tegal, Mulai Dari Diarak Hingga Digiling

0 35

Tradisi Temanten Tebu di Tegal, Mulai Dari Diarak Hingga Digiling

Tradisi ‘Temanten Tebu’ biasanya dilakukan menjelang masuknya musim giling atau panen tebu. Temanten tabu sendiri merupakan kegiatan menikahkan dua batang tebu sebelum yang akan masuk ke penggilingan. Sebelum masuk penggilingan, dua batang tebu itu terlebih dahulu diarak menggelilingi pabrik.

Pabrik Gula (PG) Pangka yang sudah beroperasi sejak tahun 1832 itu melakukan tradisi Temanten Tabu. Pabrik gula yang berada di Kecamatan Pangka, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu rencananya akan melakukan proses giling dengan memakan waktu 110 hari dimulai pada Minggu Kliwon, 20 Mei 2018.

Sebelum penggilingan, katel terlebih dahulu dipanaskan pada hari Selasa Pahing, 11 Mei 2018 lalu. Manager Pabrik Gula Pangka, Tri Agung Wahyudi mengatakan, tradisi ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen tebu tahun 2018. “Pengantin tebu pria diambil dari Kebun Kertasinduyasa TSS 1, dengan nama Bagus Prakosa Adhitama bin VMC 7616 dan pengantin tebu wanita diambil dari Kebun Kalisoka TSS 1 dengan nama Roro Arum Larasmadu binti PSJT 941,” kata Tri.

Menurutnya, penyelenggaraan selamatan giling ini berfungsi sebagai media untuk mempererat kekerabatan sosial, mulai dari petani tebu, karyawan, manajemen pabrik, pemerintahan hingga seluruh elemen masyarakat. “Tradisi ini dikemas menarik menjadi daya tarik bagi wisatawan,” tambahnya. Lebih lanjut, Tri menjelaskan bahwa target produksi gula perusahannya mencapai 4.000 ton lebih. ‎Jumlah produksi tersebut didapat dari pasokan 1,6 juta tebu dengan lama proses penggilingan selama 110 hari.

Source http://jateng.tribunnews.com/ http://jateng.tribunnews.com/2018/05/09/inilah-tradisi-temanten-tebu-di-tegal-mulai-dari-diarak-hingga-digiling
Comments
Loading...