Tradisi Tawur Agung Lebuh Gentuh Candi Gedong Songo Ungaran

0 21

Suasana semilir angin  dan udara sejuk serta aura positip membuat wisatawan kawasan Candi Gedong Songo serasa di awang-awang, ditambah ada upacara keagamaan Hindu Bali di salah satu Candinya membuat suasana jadi lain pada yang lain. Ya itulah Tawur Agung Lebuh Gentuh yang merupakan sebuah upacara Agama Hindu yang diadakan di Kawasan Candi Gedong Songo Ungaran yang bertujuan selain untuk menyucikan areal Gedong Songo dan mendoakan para arwah leluhur, juga untuk alam semesta Indonesia supaya aman dan damai.

Upacara keagamaan ini dilakukan oleh salah satu kelompok Agama Hindu Balidengan nama Kelompok Kalimasodo yang anggotanya rata-rata berasal dari Bali Gianyar, Celuk Sukowati, Tabanan, Amlapura dan Klungkung Bangli. Kegiatan ini di lakukan pada hari Selasa tanggal 9 Oktober 2018 mulai pukul 09.00 wib sampai selesai.Tawur Agung Lebuh Gentuh dipimpin oleh 6 pendeta Hindu. Upacara keagamaan ini diadakan oleh kelompok Kalimasodo ini setiap 5 tahun sekali dan ini merupakan kegiatan yang ke 2 kalinya, dimana yang pertama kali diadakan di pelataran Candi 4 Gedong Songo Ungaran.

Upacara kali ini diikuti oleh sekitar 150 orang Hindu Bali, yang dalam persiapannya membutuhkan waktu 2 bulan sebelumnya. Mulai dari persiapan persembahan yang beraneka ragam mulai dari persembahan hewan, buah-buahan dan makanan, sampai pertunjukan seni budaya Bali mulai tari-tarian dan pertunjukan wayang kulit, ditampilkan dalam Tawur Agung Lebuh Gentuh kali ini. Persiapan selama 60 hari sebelum upacara ini mempunyai tahapan-tahapan yang harus dilalui, mulai dari Catur Murti, Pancasila, Pamraman Agung, Caru Sanak Resi yang diakhiri dengan Pulo Kerti.

Semua persembahan dalam upacara ini mempunyai makna yang dalam untuk kelangsungan alam semesta, mulai memuja dewa Surya, panggung untuk memuja Dewa Mamasar Agung sampai bentuk pingkupan untuk mewindukan Tuhan.Semua persembahan ini pada akhir upacara akan diberikan kepada masyarakat yang ada di sekitar Candi Gedong Songo, mulai dari hewan sapi, kerbau, kambing, ayam, angsa serta persembahan yang lainnya.Dengan adanya upacara keagamaan ini suasana kawasan Candi Gedong Songo terutama pelataran Candi satu tidak seperti biasanya.

Suasana yang sangat menarik dan jarang ditemukan ini malah menarik wisatawan asing maupun lokal untuk ikut menyaksikan dan menikmati upacara dengan cara bergabung dan berselfi ria.Suasana Jawa rasa Bali, banyak pengunjung Candi Gedong Songo yang berceloteh ketika ikut menyaksikan upacara ini. Memang suasana yang menarik tercipta di Pelataran Candi Satu Gedong Songo ini.Pada tahun ini memang beda dengan 5 tahun yang lalu terutama dalam hal persembahan, kali ini persembahannya lebih mewah dan menarik.

Semua ini dilakukan dengan iklas dan suka cita bagi Kelompok Kalimasodo dan untuk feedbacknya mereka pasrah kepada apa yang diberikan Yang Maha Kuasa.Upacara keagamaan ini pada intinya selain untuk mendoakan para arwah leluhur agar diterima di sisi yang Maha Kuasa juga untuk kelangsungan alam semesta Indonesia agar lebih aman, damai dan makmur sentosa yang semuanya untuk masyarakatnya, ujar Dewa Aji Dharma (salah satu pengurus Kelompok Kalimasodo).

Source https://myimage.id https://myimage.id/tawur-agung-lebuh-gentuh/
Comments
Loading...