Tradisi Sedekah gunung

0 188

Tradisi Sedekah Gunung

Sedekah Gunung merupakan tradisi untuk memohon keselamatan bagi warga yang tinggal di sekitar Gunung Merapi. Tradisi ini sudah digelar sejak zaman nenek moyang warga lokal yang di selenggarakan pada waktu itu.

Isi dari sesaji ini biasanya berupa kepala kerbau. Dalam pelaksanaannya, kepala kerbau ini dilarungkan ke kawah di puncak Merapi. Hal ini sangatlah unik, dan memperlihatkan ciri khas tradisi dari Sedekah Gunung. Kota Joglo Merapi, Desa Lencoh, Boyolali  merupakan salah satu wilayah yang menyelenggarakan tradisi Upacara Sedekah Gunung. Pada saat upacara sedang berlangsung biasanya upacara ini di suguhi dengan tarian yang penarinya berasal dari sebuah sanggar seni.

Acara ini  di awali dengan pembacaan suatu legenda, kemudian di lanjutkan dengan sajian  dan pembacaan suatu doa atas sesaji yang telah di sediakan. Sesaji ini juga berisi nasi tumpeng jagung, gomok, acung – acung, palawija, rokok klobot, kembang kantil, telur, kunir dan uang logam seratusan.

Dalam pelaksanaannya kepala kerbau dan sesaji lainnya dibawa menuju puncak Merapi untuk dilarungkan di kawah gunung yang dipercaya dijaga oleh Kyai Petruk. Masyarakat yang melaksanakan upacara tradisi ini biasanya menggunakan pakaian adat Jawa. Sementara itu  sesaji berupa tumpeng nasi jagung akan menjadi rebutan warga yang hadir di Joglo Merapi. Hal ini dipercayai masyarakat sekitar bahwa pada upacara ini di buat agar mendapat keberkahan, kemakmuran serta keselamatan hidup masyarakt sekitar daerah ini. Banyak warga yang menyaksikan upacara ini, tak jarang pula wisatawan dari berbagai daerah ikut menyaksikan.

Source Tradisi Sedekah gunung jadilah legenda
Comments
Loading...