Tradisi Religi Jumat Pahingan Desa Menggoro Temanggung

0 189

Tradisi Religi Jumat Pahingan Desa Menggoro Temanggung

Menggoro ialah salah satu desa yang berada di Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung. Sebuah kecamatan yang ada di lereng gunung Sumbing (3.371 m dpl). Sebuah tradisi unik sejak dahulu hanya ada di Masjid Menggoro Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung, tradisi yang bisa dijadikan Wisata Religi, yaitu Malam Jemuah Pahingan atau Malam Jum’at Pahing, Desa ini menjadi salah satu daya tarik wisata religi.

Pusat keramaian ada di masjid Jami’ Menggoro. Pengunjung tidak hanya datang dari daerah Temanggung saja. Tetapi juga dari berbagai daerah sekitar. Pengunjung kebanyakan dari luar kota seperti Kendal, Pekalongan, Wonosobo, Magelang, Yogyakarta, Surakarta, Semarang, bahkan ada yang datang dari Jawa Barat dan Jawa Timur.
Acara inti adalah mujahadah, baik secara perorangan maupun kelompok. Selain Mujahadah, dalam kegiatan malem jemuah pahingan juga digelar pasar malam.  Dalam pasar malam ini dijual berbagai macam makanan jajanan pasar (apem, cucur, ketupat, brongkos kikil), mainan anak-anak, dan pakaian. Yang paling terkenal adalah masakan bronkhos kepala kambing alaMenggoro.

Pasar yang digelar di pelataran yang cukup luas di depan Masjid. Untuk melengkapi nadzar-nya biasanya mereka akan membeli kembang boreh, yaitu serangkaian bunga mawar dan rajangan daun pandan yang diberi boreh yang dibuat dari enjetatau kapur yang diberi warna kuning. Enjet ini akan ditorehkan pada bagian tubuh sesuai niatnya, misalnya di daun telinga, leher atau kaki dan sebagainya. Hampir semua pengunjung pasar malam berasesoris boreh di wajahnya.

Boreh berasal dari bahasa Jawa yang mempunyai arti dibubuhi atau dioleskan. Isi dari kembang boreh adalah enjet (kapur sirih) yang dicampur dengan pewarna makanan kuning dan dibubuhi bunga mawar. Fungsinya adalah sebagai penolak bala. Kemudian sisanya kembang boreh ini biasanya diletakkan pada tempat-tempat tertentu seperti di perempatan jalan, di sendang dan sebagainya. Mirip sesaji seperti yang dilakukan Umat Hindu atau Budha sebagai bagian dari akulturasi budaya setempat.

Source https://pelesirtemanggung.wordpress.com https://pelesirtemanggung.wordpress.com/2016/08/24/menggoro-tradisi-religi-jumat-pahingan/
Comments
Loading...