Tradisi Pernikahan Adat Banten : Seserahan

0 227

Pernikahan merupakan sesuatu tradisi sakral dan setiap orang punya cara unik untuk melaksanakannya berdasarkan budaya masing-masing, tak terkecuali pernikahan adat Banten.  Budaya Banten juga memiliki tradisi sendiri dalam proses mengikat janji sepasang suami istri lewat sebuah mahligai pernikahan. 

Pernikahan adat Banten memang terkesan tak sefamiliar daerah tetangga seperti pesta adat Sunda atau pernikahan adat Betawi. Meskipun demikian, bukan berarti provinsi yang resmi didirikan pada tahun 2000 ini tidak memiliki adat istiadat tersendiri pada pesta pernikahan.

Jika ditelisik, beberapa adat pernikahan Banten seperti Buka Pintu atau Ngeroncong memang terkesan mirip dengan budaya Sunda. Selain itu, pesta pernikahan adat di wilayah paling Barat pulau Jawa ini juga amat erat dengan pengaruh ajaran Islam karena secara historis, Banten pernah menjadi wilayah kerajaan Islam tertua di Nusantara.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tinggal di wilayah Banten atau memang memiliki darah keturunan daerah ini, mari melestarikan budaya Banten dengan menggunakan tradisi setempat dalam pesta pernikahan nanti.Berikut tahapan pernikahan adat Banten: Seserahan.

Seserahan

Merupakan upacara dimana kedua keluarga mempelai memberikan hantaran berupa makanan dan pakaian sebagai bekal dalam melangsungkan kehidupan keluarga.  Seserahan dilaksanakan setelah akad nikah dilangsungkan dengan membawa makanan, pakaian, tebu wulung, seikat padi, siring dan pinang dengan tangkainya. Biasanya upacara ini dilaksanakan malam hari setelah waktu shalat maghrib yang disebut Mapag Jawadah.

Source https://bantenbangkit.com/ https://bantenbangkit.com/tradisi-pernikahan-adat-banten/
Comments
Loading...