budayajawa.id

Tradisi Nyorog Warga Betawi

0 17

Tradisi Nyorog Warga Betawi

Nyorog merupakan salah satu tradisi masyarakat Betawi yang hingga saat ini masih terjaga, Tradisi nyorog biasanya dilakukan dengan mendatangi anggota keluarga yang lebih tua dengan memberikan bingkisan berupa makanan, tradisi ini dilakukan masyarakat betawi untuk selalu menjadi silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan.
Tradisi ini biasanya dilakukan sebelum datangnya bulan Ramadhan atau pada saat sebelum dan sesudah acara pernikahan kedua mempelai melakukan tradisi ini dengan mengirimkan makanan ke tempat saudara-saudara yang lebih tua seperti Paman, Kakek atau Nenek, Kakak guna untuk mendapatkan doa restu.

Pada adat pernikahan Betawi Nyorog Juga merupakan sebuah tradisi. Dalam tradisi ini, si perempuan dan keluarganya akan memberikan hantaran berupa makanan, minuman, pakaian kepada keluarga pria pada siang hari, Setelah sang perempuan mendatangi si pria, maka lelakinya akan membalas kunjungan serupa di malam harinya.

Walaupun istilah “Nyorog”nya terkesan mulai pudar, namun kebiasan mengirim bingkisan sampai sekarang masih ada di dalam masyarakat Betawi. Kini, nyorog dapat dijumpai di Tangerang, Depok, Bekasi dan Bogor selain tentu di sebagian titik-titik konsentrasi etnis Bewati Ibukota yang tidak seberapa banyak. Selain di Betawi, tradisi serupa juga bisa didapati di Jawa, terutama di Jawa Timur. Kebiasaan Memberi makanan tersebut dinamakan “tradisi weweh“ atau ‘ater-ater’ atau menghantar, hanya saja di Jawa Timur umumnya dilakukan sebelum lebaran Idul Fitri.

Source http://mengenalbudayajawa.blogspot.co.id/ http://mengenalbudayajawa.blogspot.co.id/2015/06/tradisi-nyorog-warga-betawi.html
Comments
Loading...