Tradisi Nyadran Lintas Agama di Bantul

0 89

Tradisi Nyadran Lintas Agama di Bantul

Tradisi nyadran merupakan tradisi masyarakat Jawa yang selalu diadakan menjelang bulan Ramadan. Warga Sorowajan, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta menggelar tradisi nyadran lintas agama yang diawali dengan kirab. Dengan mengenakan baju adat, warga membawa ambengan berupa nasi gurih dan ketan kolak apem. Warga beramai-ramai membawanya dengan kirab dari masjid setempat menuju balai dusun. Kirab diiringi dengan musik tradisional.

Setelah sampai di balai dusun, ambengan didoakan oleh tokoh-tokoh agama secara bergantian dari Islam, Hindu, Buddha, Kristen. Setelah didoakan, warga mengambil ambengan secara acak. Ambengan tersebut bertukar antara satu dengan yang lainya. Hal itu tidak masalah karena isinya sama antara satu dengan yang lainya.

Menurut Florentinus Suryanto, ketua panitia nyadran Dusun Sorowajan “Ruwahan atau nyadran di dusun ini yang dikenal plural, banyak penduduk dari bermacam agama. Sehingga nyadran ambengan atau kendurinya didoakan dari semua unsur agama,”

Sementara itu, salah seorang warga setempat Mikaela Maria Kristianti Ari Wardani mengaku sangat bersyukur tinggal di dusun tersebut. Karena meski beragam agama dan kepercayaan namun kerukunan masyarakat tetap terjaga dengan baik. Tradisi nyadran tersebut, menurutnya harus terus dilestarikan dan merupakan kekayaan dari budaya Yogya yang istimewa.

Source Tradisi Nyadran Lintas Agama di Bantul Detiknews
Comments
Loading...