budayajawa.id

Tradisi Nyadran di Desa Kalibakung Tegal

0 51

Tradisi Nyadran di Desa Kalibakung Tegal

Nyadran di Desa Kalibakung, Kabupaten Tegal disebut dengan Nyekar. Nyekar adalah mengirim doa kepada sanak keluarga yang sudah meninggal. Selain mengirim doa, juga dilakukan bersih-bersih kubur dan penaburan bunga diatas liang kubur. Nyekar dilakukan dua kali, yaitu sebelum bulan Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri. Akan tetapi, Nyekar yang dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri kebanyakan dilakukan pada pagi Hari Raya Idul Fitri.

Nyekar sebelum bulan Ramadhan biasanya hanya dilakukan oleh kaum lelaki karena kaum wanita lebih baik berada dirumah dan mendoakan dari rumah saja, jadi setiap kali nyekar, hanya para bapak-bapak beserta anak-anak lelakinya saja yang ikut. Berbeda dengan nyekar yang dilakukan dipagi hari Raya Idul Fitri. Pada saat itu biasanya seluruh keluarga melakukan nyekar. Berdoa bersama dipimpin oleh satu orang anggota keluarga. Biasanya jika keluarga yang ikut itu sangat banyak (keluarga besar) ada tenda yang digunakan untuk menampung, karena biasanya pada pagi Idul Fitri hujan akan datang.

Nyekar di Desa Kalibakung tidak menggunakan sajian apapun. Hanya mengirim doa, dan bersih kubur saja. Masalah makan dilakukan sendiri-sendiri di rumah masing-masing. Setelah nyekar dilanjutkan bersalaman antar tetangga nyekar dan tetangga rumah.

Source https://siskaditya28.wordpress.com https://siskaditya28.wordpress.com/2014/12/04/nyadran-di-desa-kalibakung-kabupaten-tegal/
Comments
Loading...