Tradisi ” Ngupat Panen” Warga Cigiceh, Ungkapan Syukur Atas Berkah Lahan Sawah

0 30

Istilah tradisi ” Ngupat Panen” mungkin masih terasa asing bagi masyarakat Banten Pada umumnya, karena istilah NGupat di daerah Cilegon dan Banten lebih lazim dikenal dengan ” Ngupat Qunut” yang diselenggarakan setiap pertengahan bulan suci puasa.

Ngupat Panen ini adalah salah satu warisan tradisi yang khas bagi masyarakat di Lingkungan Cigiceh, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

Tradisi rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh warga Cigiceh ini, diketahui setelah selesainya masa panen sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, atas keberkahan hasil panen.

Ngupat dari segi bahasa merupakan kata aktif bahasa Jawa Cilegon yang berabti membuat ketupat. Ketupat yang dibuat warga oada hari yang biasanya ditentukan oleh sesepuh kampung, lalu dikumpulkan di Masjid yang kemudian dilakukan ngeriung memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk ungkapan rasa syukur dan memohon keselamatan serta kelancaran untuk kegiatan bertani berikutnya.

Kampung Cigiceh yang secara teritori masih dikelilingi area persawahan, sejak dulu sudah ada tradisi Ngupat Panen dan jadi silaturahmi antar sesama warga disini. Tradisi ini sudah berlangsung sejak lama, Ngupat Panen ini secara turun temurun sudah tradisi. 

Source http://faktabanten.co.id/ http://faktabanten.co.id/tradisi-ngupat-panen-warga-cigiceh-cilegon-ungkapan-syukur-atas-berkah-lahan-sawah/

Leave A Reply

Your email address will not be published.