Tradisi Ngarak Banteng Panderman Sebagai Tanda Simbol Kerukunan Di Kota Batu Malang

0 67

Tradisi Ngarak Banteng Panderman Sebagai Tanda Simbol Kerukunan Di Kota Batu Malang

Puluhan banteng, harimau dan singa yang berarak jalan menuju Gedung kesenian Mbatuaji, arak-arakan hewan tersebut bukanlah hewan sungguhan tetapi hanyalah topeng yang di pakai oleh sejumlah orang untuk mengikuti acara tahunan yang bertajuk Ngarak Banteng Panderman di Oro Ombo, Batu, Jawa TImur. Arak-arakan yang berjalan sejauh 3 kilometer itu dimulai dari jl, Alpukat Oro Ombo dan menuju Gedung Kesenian Mbatuaji Ketua Panitia, menurut David Sugeng Harianto acara ini adalah agenda tahunan yang di selanggarakan selama satu hari tepatnya pada bulan januari.

Di dukung oleh Gedung Kesenian Batu dan panguyuban Banteng Panderman, yang terhitung sejak 60 Paguyuban bantengan dari kota batu, pujon, dan Karangploso yang ikut berpatisipasi dalam acara tersebut. Selama dalam perjalanan mereka juga melakukan tarian khas seni bantengan, dan sejumlah atraksi, seperti meniup api, dan kepruk ganteng di kepala, juga memakan dupa dalam keadaan api yang sedang menyala, Sontak menyedot ribuan orang untuk dapat menyaksikan acara yang sudah di gelar selam 4 kali ini.

Agenda tahunan tersebut bertujuan untuk perayaan awal tahun dan untuk melestarikan seni tradisi dan ikut membangun masyarakat di Batu, David juga mengatakan antusiasi warga Oro Ombo atas acara ini sangat tinggi, dan panitia mendapat banyak masukan.

Seperti waktu penyelenggaraan acara, Warga juga meminta agar tahun berikutnya harus di tetapkan dengan perayaan 1 suro dan panitia juga setuju dengan masukan warga, tahun depan akan di selenggarakan pada malam 1 suro ujarnya.

Arti kata dari Kesenian tradisional bantengan adalah contoh seni pertunjukan budaya tradisional yang menunjukan dan menggabungkan unsur sendatari, olah kanuragan, musik, juga mantra yang sangat kental dengan berbagai nuansa magis. Kepala banteng yang terbuat dari kayu waru, dadap, miri, nangka, loh dan kembang, sedangkan tanduknya hanya terbuat dari tanduk banteng, kerbau, dan sapi, teteapi sekarang kebanyakan memakai tanduk berbahan kayu dan tidak memakai asli dari hewan, karena di larang oleh pemerintah.

Pertunjukan tersebut juga semakin menarik apabila tahapan pemain pemegang kepala bantengan yang menjadi keserupan arwah leluhur banteng, dan pemain tersebut juga menggerakan kepala banteng nya dengan cara menari, Gerakan tariannya bisa di bilang sangat cukup aneh, namun harus berhati-hati karena tingkahnya yang sangat agresif ketika dirasuki arwah dan mereka tak segan untuk mengayunkan kepala banteng nya dengan keras. 

Source Tradisi Ngarak Banteng Panderman Sebagai Tanda Simbol Kerukunan Di Kota Batu Malang Adu Benteng
Comments
Loading...