Tradisi Mengkafani Mayat di Jawa

0 251

Tradisi Mengkafani Mayat di Jawa

Bagi masyarakat Jawa bila ada orang yang meninggal lalu langkah selanjutnya adalah mengkafaninya,bagi masyarakat Jawa  langkah yang harus di lakukan ialah sebagai berikut :

1.Kain yang telah dipasang tersebut ditelungkupkan atau dikatup­kan. Untuk pria belahan sebelah kiri mayat ditelungkupkan lebih dahulu kemudian yang kanan. Yang atas adalah yang kanan.

2.Untuk wanita kain sebelah kanan ditelungkupkan lebih dahulu ke­mudian sebelah kiri. Jadi belahan yang kiri berada di atas.

3.Tali tiga yang telah disediakan digunakan untuk mengikat ujung kain yang ada di atas kepala dan ujung kain yang ada di kaki serta untuk ikat pinggang. Tiga, dalam bahasa Jawa telu.

4.Makna bahwa tali tiga itu mempunyai lam­bang tiga macam rasa, yaitu roso, artinya tenggang rasa; pangroso, yaitu perasaan, dan rumongso, selalu merasa. Apabila orang telah meninggal dunia, telah lepas dari tiga rasa tersebut. Pandangan ini terutama dipercayai oleh penghayat kepercayaan di desa itu.

5.Pengertian lain tentang 3 tali tersebut ialah:tali tersebut mengingatkan orang kepada tiga tempat suci yaitu Baitul Mukadas, Baitul Mu karam atau Muhadal, dan Baitul Makmur.  Arti yang lainnya  bahwa manusia itu adanya di dunia melalui tahapan tiga, yaitu dari keadaan tidak ada, ada, dan tidak ada. Dengan kata lain manusia di dunia itu akan meng­alami tiga masa ialah masa dalam kandungan, masa lahir di dunia, dan masa meninggal dunia.

6.Bila prosesi pengkafanan itu telah selesai maka bila masih ada keluarga yang ingin melihat wajahnya, masih diperbolehkan, sehingga pada waktu mengikat kain kafan itu, hanya bagian kepala yang sementara tidak disimpul,bila sudah mau di masukkan ke keranda mayat baru tali tersebut di simpulkan.

7.Yang terakhir ialah dilakukan upacara sembahyang jenazah. Para keluarga mempersilakan para pelayat yang akan menyembahyangkan, yang biasanya dipimpin oleh Modin, atau kyai dapat juga orang lain yang dianggap mampu menjadi imamnya.Orang-orang yang mensolatkan berada di belakang Modin atau kyainya tersebut .

Source Tradisi Mengkafani Mayat Di Jawa Timur pusaka jawatimuran
Comments
Loading...