Tradisi Maulid Nabi Di Madura

0 13

Tradisi Maulid Nabi Di Madura

Madura adalah salah satu suku di kawasan pulau Jawa yang mayoritas penduduknya adalah muslim, dan salah satu suku di Indonesia yang sangat kental sekali menjaga tradisi atau adat nenek moyangnya. Kebanyakan tradisi di Madura adalah tradisi Islami. Salah satu tradisi di Madura yaitu tradisi Maulid Nabi.

Bagi sebagian orang Islam tradisi merayakan Maulid Nabi Muhammad Saw. Sebagai salah satu bentuk pengejewantahan rasa cinta umat kepada Rasul-Nya. Di tanah Jawa sendiri tradisi ini telah ada sejak zaman Walisongo. Pada masa itu tradisi Maulid Nabi dijadikan sebagai sarana dakwah penyebaran agama Islam.

Dengan menghadirkan berbagai macam kegiatan yang menarik masyarakat. Pada saat ini tradisi Maulid/Mauludan di Jawa di samping sebagai bentuk perwujudan cinta umat kepada Rasul juga sebagai penghormatan terhadap jasa-jasa Walisongo. Sebagian masyarakat Jawa merayakan Maulid dengan membaca Barzanji, Diba’I atau al-Burdah atau dalam istilah orang Jakarta dikenal dengan rawi.

 

Barzanji dan Diba’I adalah karya tulis seni sastra yang isinya bertutur tentang kehidupan Nabi Muhammad, mencakup silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, pemuda, hingga diangkat menjadi rasul. Karya itu juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad. Serta Berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan bagi umat manusia. Sedangkan Al-Burdah adalah kumpulan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad Rasulullah Saw yang dikarang oleh Al-Bushiri.

Di Madura acara ini dinamakan “Muludhen”. Yang mana dalam acara itu biasanya diisi dengan pembacaan barzanji dan sedikit selingan ceramah keagamaan yang menceritakan tentang akhlaq Sang Nabi pada masanya untuk dijadikan sebagai suri tauladan demi kehidupan saat ini.

Di beberapa tempat kadang-kadang perayaan ini dijadikan ajang berkumpulnya para tokoh masyarakat dan sesepuh setempat, seperti kiai, bangsawan/elang, dan tidak ketinggalan para jawara dari berbagai paguron untuk saling bersilaturrahim. Untuk membicarakan berbagai macam hal yang menyangkut daerah setempat. Tapi hal ini jarang diekspos karena sifatnya yang non-formal, sehingga tidak banyak masyarakat yang mengikuti.

Source http://simpulanilmu.blogspot.com/ http://simpulanilmu.blogspot.com/2017/10/tradisi-dan-upacara-islami-madura.html
Comments
Loading...