Tradisi Manten Jaranan Desa Indrokilo

0 30

Manten Jaranan adalah suatu tradisi pernikahan dimana kedua mempelai sebelum resmi dinyatakan sebagai suami istri secara sah, kedua mempelai dinaikan kuda/jaran, diarak keliling desa dengan diiringi alat musik terbangan (rebana). Tradisi ini ada di Desa Indrokilo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Biasanya acara dimulai pada siang hari dan pertemuan awal acara ada di batas desa. Sebelum acara dimulai, biasanya diawali dengan berdoa bersama dengan permintaan agar kedua mempelai menjadi satu keluarga yang utuh, punya anak dan berguna bagi lingkungan dan bangsa.

Dalam arak-arakan manten jaranan ini semuanya menuju tempatnya mempelai perempuan (tempat perhelatan pernikahan), dalam perjalanannya selain diikuti oleh warga desa baik tua muda sampai anak-anak juga diiringi tetabuhan terbangan dan nyanyian yang inti dari nyanyian tersebut minta keselamatan dan kesejahteraan bagi mempelai berdua serta desa mereka. Dalam arak-arak ini biasanya dipimpin oleh pemuka agama setempat. Sambutan masyarakat desa yang mengiringi arak-arakan manten jaranan ini sangat meriah, belum yang ada di setiap pinggir jalan sepanjang arak-arakan manten jaranan warga antusias untuk menyaksikan acara ini.

Karena lokasi acara manten jaranan ini merupakan daerah lereng pegunungan Ungaran, maka kadang-kadang tempat yang dilalui juga naik turun. Kalau kebetulan jalan naik, maka arak-arakan manten jaran ini harus satu persatu dulu mempelai ini dilewatkan karena tidak mungkin langsung bersamaan. Demikian juga yang mengiringi, mereka juga satu persatu menaiki jalan ini. Setelah sampai di tempat perhelatan sang mempelai wanita, kedua manten jaranan ini disambut oleh kedua orang tuanya masing-masing. Dalam penyambutan kedua mempelai ini, orang tua mereka juga melakukan semacam ritual/permohonan agar kedua mempelai nanti bisa menjadi keluarga yang soleh dan tetap rukun sampai ajal memisahkan mereka.

Setelah acara permohonan ini selesai mereka secara resmi baru dinikahkan menurut hukum pemerintah yang di wakili oleh KUA setempat. Dalam proses acara manten jaranan ini bilamana ingin meliput saran saya ikutilah acara dari awal sampai akhir atau datanglah awal dan pulang setelah acara selesai. Sampai sekarang acara manten jaranan ini sudah sangat sulit ditemui lagi. Karena alasan ekonomi, rata-rata yang melaksanakan maten jaranan ini adalah orang yang ekonominya kuat di desa ini. Semoga manten jaranan ini terus dilestarikan oleh warga Indrokilo Ungaran. Dengan seiringnya ekonomi desa yang bertambah maju saya yakin tradisi ini akan berlangsung terus.

Source https://myimage.id https://myimage.id/manten-jaranan-yang-sudah-jarang-kita-temui/
Comments
Loading...