Tradisi Ledug Suro di Magetan dalam Menyambut Tahun Baru Islam

0 211

Tradisi Ledug Suro di Magetan dalam Menyambut Tahun Baru Islam

Tradisi tahun baru Islam di berbagai tempat di Indonesia sangat beragam dengan keunikan dan kekhasannya masing-masing. Walaupun banyak mengundang kontroversi dari masyarakat banyak, tradisi yang dilakukan hanyalah sebatas cara untuk menyambut tahun baru Hijriah.

Dilansir dari berbagai sumber, di Kabupaten Magetan, Jawa Timur dimana dalam menyambut tahun baru Islam, masyarakat di sana punya tradisi yang disebut Ledug Suro. Ledug Suro atau atau Lesung Suro Bedhug Muharram merupakan ritual Ngalub Berkah Bolu Rahayu yang dipercaya dapat membawa rejeki.

Kegiatan Ledug Suro ini dilaksanakan selama satu minggu sebelum tahun baru Jawa dan Tahun Baru Islam, dengan diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba Lesung Bedhug yang diikuti oleh tiap-tiap kecamatan dan dinas/instansi serta kegiatan lain seperti pasar Suro, dan berbagai hiburan rakyat seperti tari tradisional jalak lawu, drumband, wayang kulit, Reog dan lain-lain.

Dalam prosesi Ledug Suro, diakhiri dengan kirap atau membawa roti bolu dalam bentuk lesung dan bedhug di tengah kota Magetan. Acara Ledug Suro dilakukan sebagai ucapan syukur kepada Allah atas berkah dan rejeki yang telah diberikan kepada rakyat Magetan.

Warga Magetan sendiri selalu antusias dalam mengikuti perayaan menyambut tahun baru Islam ini. Bahkan warga saling berebut bolu rahayu yang dipercaya mendatangkan berkah bagi kehidupan. Warga terlihat berdesak-desakan berusaha mendapatkan bolu rahayu meski yang tersisa hanya remah-remahnya

Source Tradisi Ledug Suro di Magetan dalam Menyambut Tahun Baru Islam okezone.com
Comments
Loading...