Tradisi Kupatan Jolosutro

0 59

Tradisi Kupatan Jolosutro

Yogyakarta memang memiliki begitu banyak budaya. Salah satu budaya yang hingga saat ini masih tetap lestari adalah Kupatan Jolosutro. Kupatan Jolosutro bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang sudah melimpahkan karunia dan berkahnya sehingga hasil pertanian dapat berhasil.

Selain itu tradisi Kupatan Jolosutro dimaksudkan untuk memohon agar hasil pertanian pada masa mendatang bisa menjadi lebih baik. Di samping itu, acara Kupatan Jolosutro juga untuk mendoakan nabi Muhammad SAW serta para leluhur, termasuk Sunan Geseng agar dia selalu diberi berkah dan rahmat.

Sekilas mengenai tradisi Kupatan Jolosutro

Dari zaman Sunan Geseng, masyarakat di daerah Jolosutro setiap tahun selalu melakukan upacara rasulan setelah panen padi. Ada begitu banyak tamu yang datang, termasuk tamu dari keraton. Untuk menjamu mereka, ketika upacara selalu dihidangkan makanan yang bukan termasuk sesaji yakni ketupat dan lauk pauk.

Tetapi tidak seperti ketupat umumnya, ketupat di sini dibungkus dengan menggunakan daun gebang. Dari segi ukuran juga lebih besar yakni 15 X 15 cm hingga 356 X 35 cm. Sedangkan, cara pengolahannya juga berbeda dengan ketupat yang biasanya disajikan, rasanya pun lain. Lauk pauk yang diberikan seperti gudheg manggar. Ketupat ini menjadi hidangan khas di acara rasulan hingga sekarang.

Source http://hotelthecube.com/ http://hotelthecube.com/menikmati-kemeriahan-tradisi-budaya-kupatan-jolosutro-yogyakarta/
Comments
Loading...