Tradisi Kliwonan di Kabupaten Batang

0 51

Tradisi Kliwonan di Kabupaten Batang

Batang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang letak geografisnya dibatasi Laut Jawa di utara, Kabupaten Kendal di timur, Kabupaten Banjarnegara di selatan, serta Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan di barat. Kabupaten Batang yang berslogan Batang berkembang ini memiliki salah satu tradisi menarik yang dikenal dengan kliwonan. Kliwonan merupakan acara pasar malam yang diadakan setiap hari kamis wage (malam jum’at kliwon) atau 35 hari sekali bertempatkan di Alun-alun Batang.

Warga biasanya berbondong-bondong mengunjungi acara tersebut untuk berbelanja ataupun sekedar berjalan-jalan. Para pedagang kaki lima baik dari dalam maupun luar Kabupaten Batang berdatangan memanfaatkan peristiwa ini untuk menjajakan dagangan mereka. Pedagang menganggap berjualan di kliwonan membawa rezeki tersendiri yaitu sebagai penglaris (dagangan mereka akan semakin laris). Pedagang yang berjualan tidak hanya berasal dari Kabupaten Batang, Pekalongan dan Weleri, namun banyak pedagang dari luar kota Batang seperti dari Bandung, Lamongan dan lain-lain yang sengaja datang untuk mengais rezeki di kliwonan. Barang yang diperdagangkan beraneka ragam, tapi biasanya relatif sederhana dan murah meriah. Tak hanya dagangan, banyak hiburan merakyat yang dipamerkan di kliwonan sehingga semua kalangan dapat menikmatinya.

Lokasi kliwonan berada di alun-alun dirasa sangat srategis oleh pengunjung dan pedagang karena letaknya dekat dengan jalan raya. Sehingga pengunjung yang menghadiri semakin bertambah dari tahun ke tahun. Apalagi setelah malam Jumat Kliwon menjadi hari libur resmi bagi kaum pekerja swasta di Kota Batang dan Pekalongan. Selain itu, para buruh mingguan juga rata-rata menerima gaji pada Kamis sore alias malam Jumat Kliwon. Keramaian ini yang kemudian menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat kabupaten Batang bahkan masyarahat dari luar kabupaten Batang sekalipun.

Selain menjadi acara hiburan, kliwonan memiliki manfaat yang sangat penting khususnya bagi masyarakat kabupaten Batang yaitu sebagai sarana untuk mempersatukan masyarakat yang berada di berbagai desa dan kelurahan serta menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, tentram, dan damai. Manfaat untuk para pedagang yang berjualan yaitu dengan adanya kliwonan mereka dapat saling mengenal satu sama lain dan kemudian saling membutuhkan.

Source http://oktavianaths.blogspot.co.id http://oktavianaths.blogspot.co.id/2016/01/tradisi-kliwonan-di-kab-batang.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.