Tradisi Keislaman Pasca Kematian Di Madura

0 31

Tradisi Keislaman Pasca Kematian Di Madura

Beberapa hal menarik terkait hal-hal pasca kematian yang hingga saat ini terjadi di kalangan masyarakat yang ada di Madura. Beberapa tradisi yang bercorak keislaman sampai saat ini masih menghiasi tradisi kematian untuk orang-orang Madura.

Di Madura, upacara kematian sebagaimana disebutkan kembali dalam buku Madura Raya : Peluang, Impian dan Kenyataan yang ditulis oleh Prof. Dr. Ali Mufrodi bahwa setelah kematian masih ada tradisi yaitu lo’ tello’ (hari ketiga), to’ petto’ (hari ke tujuh), pa’ polo (hari ke empat puluh), nyatos (hari keseratus), nyataon, (satu tahun setelah kematiaan) dan nyaebu (hari keseribu hari setelah kematian). Di dalam setiap perayaan itu, pihak keluarga bisanya menyelenggarakan pembacaan doa-doa, dzikir, maupun tahlil dan membaca yaasin.

Perbedaan dari beberapa tradisi terletak pada untuk lo’ tello’ ataupun to’ pettok. Pihak keluarga tidak mengundang orang lain. Tetapi para tetangga dan tamu sendiri yang datang untuk melayat atau untuk berdoa ke tempat yang sedang ditimpa kematian.

Salah satu anggota keluarga nya itu dan sebaliknya untuk pa’ polo dan seterusnya. Biasanya pihak keluarga yang mengundang orang lain untuk datang dan melayat untuk mendoakan keluarga yang sudah meninggal tersebut. Hal lain yang lebih juga terdapat pada perayaan meninggalnya seorang kiai besar atau orang shalih.

Maka peringatan tahunan (haul) kerapkali kita jumpai hingga saat ini. dalam haul ini biasanya tidak hanya terjadi di desa-desa tetapi di kota-kota juga terjadi. Sebab bagi kebanyakan orang bahwa mendoakan orang shalih atau kiai bagi kalangan ahlussunnah wal jamaah. Akan memberikan kebarokahan hidup bagi mereka selama tinggal di dunia ini.

Tulisan yang hanya berupa catatan kecil ini, cukup saja menjadi refleksi bahwa mendoakan orang mati entah di hati pertama sampai di hari ke seribu adalah sebuah kemulian hati untuk selalu berbagi kebaikan untuk orang lain termasuk ketika orang itu sudah meninggal dunia.

Source http://plat-m.com/ http://plat-m.com/tradisi-keislaman-pasca-kematian-di-madura/
Comments
Loading...