Tradisi Joget Ikan Magetan 

0 77

Tradisi Joget Ikan Magetan 

Sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas melimpahnya Sumber Daya Alam (SDA) dan juga untuk menghormati para leluhur ratusan warga Magetan Jawa Timur menggelar Tradisi Joget Ikan Lele di Petirtaan Dewi Sri Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi. Diawali dengan pengurasan sebuah sendang/kolam pemandian yang disebut Petirtaan Dewi Sri/Dewi Padi dan sayup sayup terdengar suara musik gamelan jawa, ratusan warga dan juga wisatawan berdatangan guna menyaksikan Tradisi Bersih Desa yang digelar warga Desa Simbatan.

Dewi Sri atau yang dikenal sebagai Dewi Padi nampaknya begitu dihormati pada jaman dahulu. Bahkan dibangunnya sebuah Petirtaan Dewi Sri yang diyakini dapat memberikan kesuburan pada tanaman padi warga masyarakat. Petirtaan yang dibangun sekitar abad sembilan jaman Kerajaan Hindu Mataram tersebut hingga kini selalu dilakukan pembersihan dengan cara pengurasan air dalam kolam pada setiap Bulan Muharram/Bulan Suro.

Yang menjadi perhatian dan ditunggu warga adalah melihat langsung bentuk Patung Dewi Sri yang ada di dalam kolam tersebut. Bahkan sebagian warga meyakini air yang keluar dari tubuh patung (payudara_red) Dewi Sri tersebut dapat membawa berkah. Selain sekedar untuk membasuh muka dan bahkan ada yang membawa pulang untuk pengobatan. “Konon di Indonesia hanya ada tiga patung Dewi Sri, disini salah satunya oleh karena itu saya sangat tertarik dan terkesan sekali untuk menonton langsung. Bahkan hal ini sangat langka, tidak setiap waktu dapat melihat dan hanya disaat dilakukan pengurasan setiap setahun sekali,” ujar Widya salah satu pengunjung asal Madiun.

Selain itu dalam tubuh patung, maaf payudara tersebut keluar air yang diyakini membawa berkah kita semua. Hal inilah yang membuat perhatian masyarakat banyak,imbuh Widya. Dalam tradisi tahunan pembersihan sendang Petirtaan Dewi Sri tersebut juga digelar Joget Ikan oleh sejumlah penari dengan diiringi musik gamelan. Konon sekelompok Ikan Gabus dan Lele yang ada di sendang tersebut merupakan jilmaan teman/pengikut Dewi Sri. Oleh karena itu oleh warga dibiarkan tetap hidup dan tidak ada warga yang berani mengambil untuk dibawa pulang. Dan untuk menghormati para leluhur digelarnya joget ikan dan juga untuk melestarikan budaya leluhur.

“Dewi Sri ini sebagai Dewi Padi yang disini dapat memberikan kesuburan pada tanaman padi warga. Dan uniknya disini ada tradisi joget ikan, dimana di daerah lain tidak ada. Ini yang diartikan untuk menghormati arwah para leluhur yang menjelma ikan ikan tersebut,”kata Sumiran petugas Petirtaan Dewi Sri. Selanjutnya usai joget ikan oleh para sinden dan penari laki laki, sejumlah ikan Lele dan Gabus tersebut dimasukkan kembali ke dalam kolam atau sendang. Dan saat itu sebagian warga menaburkan beras kuning untuk menghormati arwah yang menjelma ikan ikan tadi,” imbuh Sumiran.

Namun demikian itu semua adalah sebuah tradisi budaya yang terus dilestarikan oleh masyarakat Desa Simbatan hingga kini dan tidak lepas dari rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rejeki-NYA berupa adanya air yang tidak pernah surut. Sehingga lahan pertanian warga selalu subur dan melimpah hasilnya.

Source Tradisi Joget Ikan Magetan  Cakrawala
Comments
Loading...