budayajawa.id

Tradisi Jamasan Srobong Gobang Di Temanggung

0 6

Tradisi Jamasan Srobong Gobang Di Temanggung

Masyarakat petani tembakau lereng Gunung Sumbing di Desa Tlilir Kecamatan Tlogomulyo Temanggung menggelar tradisi jamasan Srobong Gobang untuk memulai awal musim tembakau. Tradisi jamasan Srobong Gobang adalah tradisi membersihan alat pertanian tembakau menggunakan air kembang sebelum dipergunakan untuk mengolah lahan.

Tujuan jamasan adalah peralatan yang dipergunakan dapat tajam, dan tidak menimbulkan malapetaka bagi petani yang menggunakannya. Kedepan saat dipergunakan merajang tembakau hasilnya sesuai. Dia berharap pengolahan lahan yang dimulai akhir April berjalan sesuai  harapan petani. Pengolahan itu yakni mencangkul lahan untuk kemudian diberi pupuk organik dan pembenihan.

Pada ritual tersebut, petani membawa gunungan hasil bumi dan alat-alat pertanian menuju ke komplek makam Kiai Tilir yang merupakan makam leluhur.  Sebagian warga lainnya membawa nasi tumpeng dan ingkung ayam jawa berikut buah dan jajan pasar. Makam ini berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman.

Sesampai di makam mereka memanjatkan doa dan berharap Tuhan mengampuni dosa-dosa para leluhur, serta meminta diberi kemudahan dalam mendapatkan rizki. Hasil tembakau  tahun ini melimpah dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Setelah berdoa warga lantas memakan gunungan bersama.

Pabrikan rokok pada tahun ini diharapkan dapar membeli tembakau olahan petani dengan harga tinggi dan dalam jumlah banyak. Sehingga petani dapat meningkat kesejahteraanya. Bagi masyarakat lereng Sumbing-Sindoro, tanam tembakau merupakan andalan sebab menjadi mata pencaharian utama warga, maka itu warga akan bereaksi jika tembakau diusik. Warga sangat berharap tembakau tahun ini hasilnya baik.

Source http://krjogja.com/ http://krjogja.com/web/news/read/64582/Jaga_Budaya_Warga_Gelar_Ritual_Srobong_Gobang
Comments
Loading...