Tradisi Haul Sunan Prawoto Pati

0 178

Tradisi Haul Sunan Prawoto Pati

Sebagai salah satu wali Allah, nama Sunan Prawoto ternyata masih memberi tempat tersendiri bagi sejumlah warga Pati bagian Selatan khususnya Sukolilo. Setiap tanggal 17 Rajab, warga memperingati haul Sunan Prawoto.Sikap hormat masyarakat terhadap tokoh agama yang kharismatik itu terlihat dalam khaul tersebut. Ratusan bahkan ribuan warga nampak begitu antusias dalam mengikuti jalannya prosesi khaul.
Terlebih dalam acara kirab yang digelar sepanjang jalan kampung tersebut dipenuhi warga yang hendak menyaksikan arak-arakan itu. Tidak saja dari Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo namun sejumlah warga dari daerah lain seperti Kudus maupun Demak dan Grobogan juga turut berdatangan. Sejak tanggal 16 Rajab siang sampai sore, kain luwur atau penutup makan Sunan Prawoto akan diarak dalam kirab tersebut. Kain luwur itu akan dibawa mengelilingi jalan desa hingga sekitar lima kilometer jauhnya.
Dalam kirab itu, terlihat sejumlah gadis desa yang mengenakan kostum tradisional, barisan anak sekolah, dan juga pemuda yang turut serta membawa hasil karya dan hasil buminya. Arak-arakan dimulai dari lapangan balai desa, menuju ke makam Sunan Prawoto yang terletak di Dukuh Bertolo, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo.
Sesampainya di makam, kain luwur atau lurup itu akan diserahkan kepada juru kunci makam untuk selanjutnya dipasangkan kembali. “Sedangkan untuk kain luwur yang lama nantinya akan kami simpan” terang Ketua Panitia Haul Sunan Prawoto, Ana Masuran Selain kain luwur salah satu tradisi yang identik dalam arak-arakan itu adalah disertakannya ikan lengkur.
Source http://fairies-queen.blogspot.co.id http://fairies-queen.blogspot.co.id/2016/01/tradisi-di-kabupaten-pati.html
Comments
Loading...