Tradisi Eder dari Desa Roboyan Jepara

0 71

Eder merupakan salah satu tradisi di Kabupaten Jepara tepatnya Desa Robayan, Eder adalah tradisi menabuh bedug di masjid pada waktu habis Shalat Ashar yaitu sekitar jam 4 sore atau jam setengah 5. Bedug di tabuh untuk tanda bahwa sudah ditetapkan nanti malam takbiran karena sudah melihat hilal. Tradisi Eder merupakan tradisi yang sudah ada di daerah Desa Robayan dan sekitarnya sejak pada zaman wali.

Tradisi Eder kemungkinan diciptakan oleh seorang wali ternama di wilayah Jepara yaitu Mbah Roboyo, Dia membuat tradisi Eder untuk memberi tahu bahwa nanti malam sudah dilakukan Takbiran untuk menandakan Hari Raya Idul Fitri, karena sang wali telah melihat hilal.

Asal usul nama “Eder” merupakan onomatope dari suara bedug yang ditabuh yaitu Jeder-Jeder karena tidak ada namanya tradisi tersebut, warga masyarakat menyebut ritual tersebut bernama Jeder-Jeder, lambat laun masyarakat meyebut acara tersebut hanya Jeder dan ahirnya warga menyebut Eder.

Tujuan Tradisi Eder adalah untuk memberitahu kepada warga masyarakat Desa Robayan bahwa sudah ditetapkan nanti malam mulai takbiran karena sudah melihat hilal, jadi besok hari adalah Hari Raya Idul Fitri.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/Eder id.wikipedia.org
Comments
Loading...