Tradisi Bujono Pirukun Saat Natal di Grobogan yang Penuh Makna

0 87

Tradisi Bujono Pirukun Saat Natal di Grobogan yang Penuh Makna

Ada yang unik setiap Hari Natal di Grobogan, Jawa Tengah. Sebuah tradisi bernama Bujono Pirukun konon usianya sudah ratusan tahun dan masih lestari hingga kini di daerah ini. Tradisi ini dilaksanakan di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Kaliceret, Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Pendeta GKJTU (Gereja Jawa Tengah Utara) Kaliceret Agus Tri Sarjoko menjelaskan tentang tradisi Bujono Pirukun.

“Tradisi Bujono Pirukun ini bentuk kegiatannya berupa makan sederhana secara bersama, di dalam gereja. Atau dalam istilah Jawa dikenal dengan nama klumpukan,” kata Agus kepada wartawan saat kegiatan di Desa Mrisi”.

Menurutnya, tradisi Bujono Pirukun ini maknanya sebagai pengingat jika kedudukan dan derajat semua jemaat di hadapan Tuhan adalah sama.

Sebelum tradisi dimulai, para jemaat terlebih dulu melangsungkan kebaktian di gereja. Usai acara, mereka kembali ke rumah. Mereka lantas kembali ke gereja dengan membawa makanan. Setelah semuanya berkumpul, mereka makan bersama.Mereka biasanya duduk di lantai atau lesehan di dalam gereja. Para jemaat sangat menikmati acara makan bersama tersebut.

Agus mengatakan tradisi Bujono Pirukun sudah ada sejak zaman dahulu. Tujuannya, agar satu sama lain menyukuri nikmat Tuhan.

Menurut Agus “Atas rezeki yang melimpah. Sebab, aneka makanan yang dibawa, sebagian besar adalah masakan tradisional dari hasil bumi”.

Adapun hasil bumi yang dibawa rata-rata adalah hasil dari yang mereka tanam selama ini. Itu tak lepas dari profesi mereka yang merupakan petani di desa setempat.

Source Tradisi Bujono Pirukun Saat Natal di Grobogan yang Penuh Makna Detiknews
Comments
Loading...