Tradisi Brokohan Di Desa Wuryantoro Wonogiri

0 41

Tradisi Brokohan Di Desa Wuryantoro Wonogiri

Brokohan atau Barokahan adalah wujud syukur dan permintaan keselamatan kepada Tuhan Yang maha Esa atas anugerah yang telah diberikan. Sebagai rasa terimakasih dan kepercayaan agar sesuatu yang telah didapatkan akan membawa keselamatan dan kesejahteraan bagi seseorang tersebut.

Masyarakat di Jawa masih memegang tradisi ini sebagai tradisi yang menurut kepercayan mereka bersifat akan ada hubungan timbal balik kepada sang bayi jika ari-ari (plasenta) sang bayi tersebut tidak ditanam. Walaupun ada sebagian masyarakat yang mulai tidak melakukan tradisi tersebut.

Brokohan Desa Wuryantoro, Ngebeng RT. 02 / RW. 08 Wonogiri, Jawa Tengah biasanya dilengkapi dengan nasi ingkung, jenang bubur merah putih, takir (sejenis wadah yang dibuat dari daun pisang), dan nasi yang berisi gudangan.

Penanaman ari-ari kemudian diterangi dengan lampu bertujuan agar ari-ari tersebut menjadi teman pengiring bagi si anak (pemilik ari-ari tersebut). Selain itu juga dimaksudkan untuk pengambilan keputusan. Selain itu maksud dari pemotongan ari-ari adalah agar kita tidak melupakan kebaikan atau jasa siapa saja yang telah berbuat baik terhadap kita.

Source http://blog.unnes.ac.id/ http://blog.unnes.ac.id/yusanprasetyo/2015/11/21/56/
Comments
Loading...