Tradisi Bodho Apem Jepara

0 269

Tradisi Bodho Apem Jepara

Tradisi perang Apem ini juga dilaksanakan di Tegal Sambi Jepara. Tradisi ini berlangsung sore sebelum PERANG OBOR dimulai. Perang Apem ini menggunakan Apem sebagai media senjata melempar, selain apem berbagai hasil bumi seperti pisang juga merupakan alat untuk melempar ke lawan atau orang yang sedang lewat dijalan, karena perang Apem ini berlangsung dijalan utama Tegal Sambi. Tradisi ini merupakan tata cara ucap syukur pada YANG KUASA atas berkah limpahan yang diberikan. Setiap orang atau siapa saja yang lewat dilempar Apem atau Pisang dan sebagainya, bagi orang yang kena merupakan suautu rizki yang mengenainya.

Metode yang dianut Tegal Sambi menggunakan apem pisang dan hasil bumi untuk saling melempar, tapi untuk daerah Sukodono menggunakan apem untuk sedekah bumi. Di desa Sukodono tiap warga berbondong bondong menuju kelurahan dengan membawa apem. Tiap rumah memberikan apem ke kelurahan untuk didoaakan bayan dan petinggi desa Sukodono. Ini menandakan rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan segala nikmat. Setelah selesai acara selamatan yang diselenggarakan di kelurahan apem tersebut dibagikan ke semua warga desa Sukodono. Bentuk toleransi kepada sesama agar selalu berdampingan dan saling menghormati antar agama yang berada di desa sukodono misalnya : Islam, Kristen, Budha, Hindhu, dan kepercayaan lain. Mereka hidup bersama dan merayakan pesta apem secara bersama agar tanah Indonesia gemah ripah loh jinawi.

Source http://visitjepara.blogdetik.com http://visitjepara.blogdetik.com/2012/01/10/perang-apem-jepara
Comments
Loading...