Tradisi Balapan Bebek Bentisan Di Temanggung

0 55

Tradisi Balapan Bebek Bentisan Di Temanggung

Balapan Bebek Bentisan merupakan tradisi perlombaan balap bebek atau itik yang diselenggarakan masyarakat dusun Bentisan Temanggung. Perlombaan balap bebek ini cukup unik karena jarang ditemukan di daerah lain.

Rata-rata perlombaan yang sudah umum lakukan seperti pacuan kuda dan karapan sapi. Tradisi perlombaan balap bebek ini bertujuan untuk melestarikan ternak bebek yang banyak dibudidayakan masyarakat desa setempat.

Balapan Bebek Bentisan ada yang menyebutnya dengan Pacu Bebek atau Pacu Itik diselenggarakan di dusun Bentisan, desa Sukomarto, kecamatan Jumo, kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Perlombaan Balapan Bebek Bentisan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Tradisi Grebeg Bebek Sukomarto menyambut datangnya bulan Maulud.

Lomba balap bebek ini dimulai setelah selesai diselenggarakan acara inti Grebeg Sukomarto yaitu berebut gunungan hasil bumi dan makan bersama nasi tumpeng ingkung bebek. Lokasi arena balap bebek menggunakan area jalan di tengah-tengah perkampungan dusun Bentisan yang dekat dengan makam Sayyid Abdurrahman.

Arena lintasan lomba tersebut berupa jalan lurus sejauh kurang lebih 20 meter. Disekeliling lintasan dipasang kain panjang sebagai pembatas antara penonton dengan lintasan yang akan dilalui bebek. Perlombaan Balapan Bebek Bentisan ini menggunakan sistem gugur dimana bebek yang kalah dalam bertanding langsung dinyatakan kalah dan tidak dapat mengikuti perlombaan lagi.

Sedangkan bebek yang menang dipersilakan memasuki babak selanjutnya untuk menuju ke final. Aturan perlombaan ini seperti balap lari dimana ternak bebek yang terlebih dahulu atau pertama kali melewati garis finish menjadi pemenang. Jumlah peserta yang mengikuti balap bebek ini sekitar 30 hingga 40 orang setiap tahunnya dan sebagian besar merupakan peternak bebek.

Bebek yang dilombakan dalam Balapan Bebek Bentisan berjenis kelamin jantan karena nantinya akan diketahui performanya sebagai pejantan unggul. Bebek yang akan dilombakan dikumpulkan lebih dahulu di bagian pendaftaran untuk didata.

Bebek tersebut diberi nomor urut sesuai dengan nomor pendaftaran peserta dengan ditempel stiker pada bagian paruhnya. Perlombaan bebek ini lebih dari sekedar gengsi para peternak dimana akan mengharumkan namanya bila menjadi juara.

Dalam satu babak Balapan Bebek Bentisan terdiri dari 3 (tiga) hingga 5 (lima) peserta yang masing-masing memegang satu ekor bebek. Para peserta  yang dipanggil sesuai nomor urutnya langsung bersiap di garis start sambil menunggu aba-aba dari panitia.

Setelah semuanya siap perlombaan bebek pun dimulai dan bebek yang sebelumnya dipegang langsung dilepaskan. Bebek-bebek tersebut perlahan-lahan berusaha menuju ke arah finish. Bebek yang langsung lari melejit menuju ke garis finish langsung mendapat sorakan meriah dari para penonton.

Namun tidak sedikit bebek yang bingung hingga diam berhenti atau berjalan menutar ke arah garis start kembali. Hal ini menimbulkan kelucuan dan hiburan bagi para penonton yang antusias menyaksikan perlombaan tersebut.

Babak final merupakan puncak Balapan Bebek Bentisan Temanggung dan diikuti oleh 3 (tiga) kontestan untuk memperebutkan juara 1, 2, dan 3. Perlombaan ini berakhir setelah ditetapkan para juara lomba.

Kemasan perlombaan ini cukup sederhana namun penonton cukup antusias untuk menontonya. Panitia dan masyarakat setempat berharap dengan diselenggarakan lomba balap bebek dapat melestarikan usaha peternakan bebek dan meneruskan budidaya dari generasi tua kepada generasi muda.

Tradisi Balapan Bebek Bentisan Temanggung bukan satu-satunya perlombaan balap bebek atau balap itik di Indonesia. Selain daerah Temanggung ada daerah lain yang lebih dahulu menyelenggarakan perlombaan balap bebek yaitu di Payakumbuh Padang.

Perlombaan tersebut dikenal dengan nama Pacu Itik dan acara tersebut telah menjadi daya tarik wisata unggulan Payakumbuh. Keduanya sama-sama menggunakan ternak bebek namun ada perbedaan dalam aturan permainan. Pada Balapan Bebek Bentisan menggunakan lintasan darat sedangkan Pacu Itik di Payakumbuh diterbangkan dari garis start menuju ke garis finish.

Source https://teamtouring.net/ https://teamtouring.net/balapan-bebek-bentisan-temanggung.html
Comments
Loading...