Tradisi Badha Kupat di Kudus Memang Beda

0 15

Tradisi Badha Kupat di Kudus Memang Beda

Perihal nama, Badha Kupat atau Badha Cah Cilik memiliki makna khas. Badhaartinya lebaran atau hari raya Idul Fitri, sedangkan kupat sama artinya adalah ketupat. Keseluruhan makna kata Badha Kupat adalah lebaran atau hari raya yang menjadikan ketupat sebagai makanan sajian khasnya.

Kemudian cah cilik artinya adalah anak kecil. Makna Badha Cah Cilik adalah lebaran anak kecil. Disebut lebaran anak kecil karena saat lebaran ketupat ini, terdapat tradisi tukar-menukar uang yang diberikan oleh orang tua kepada anak kecil di sekitar lingkungannya. Pada saat itu, para orang tua akan membagi-bagikan uang kepada anak kecil yang belum bisa bekerja di lingkungan sekitar. Semua anak kecil akan memperoleh sejumlah uang yang diberikan oleh para orang tua atau para tetangganya.

Pemberian uang ini sering disebut dengan sangu yang kemudian bisa dipergunakan untuk kebutuhan sang anak. Ada anak yang kemudian menabungkan uang sangu yang didapatnya. Ada juga anak yang kemudian membelanjakan uang tersebut di bulusan. Badha Kupat di Kudus memang bertepatan dengan tradisi Bulusan.

Bulusan adalah sebuah pasar rakyat yang berada di Dukuh Sumber, Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pasar rakyat ini hanya diadakan setahun sekali, tepatnya tujuh hari setelah hari raya Idul Fitri. Ada pelbagai peralatan permainan anak-anak, peralatan sekolah, pakaian, sepatu, sandal, peralatan rumah tangga, hingga pernak-pernik khas Kudus dijual di pasar rakyat ini.

Waktu diadakannya lebaran ketupat di Kudus tidak seperti di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia. Jika lebaran ketupat di daerah atau kota lain berbarengan dengan hari raya Idul Fitri, di Kudus tidak. Lebaran ketupat di Kudus mengambil waktu tujuh hari atau seminggu setelah hari raya Idul Fitri pertama (H+7 lebaran). Tahun ini, lebaran ketupat di Kudus jatuh pada hari Minggu tanggal 2 Juli 2017.

Umumnya, ketupat memang disajikan pada hari lebaran. Namun, di Kudus berbeda, pada hari pertama lebaran, masyarakat masih memasak nasi. Baru pada hari ketujuh lebaran, masyarakat memasak dan menyajikan ketupat dengan segala macam lauk pelengkapnya. Ada sejarah di balik tradisi unik ini.

Source https://1001indonesia.net/ https://1001indonesia.net/tradisi-badha-kupat-di-kudus-memang-beda/

Leave A Reply

Your email address will not be published.