Tradisi Aruh-Aruh Masyarakat Jawa

0 9

Tradisi Aruh-Aruh Masyarakat Jawa

Aruh-aruh, bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia adalah menyapa atau memberi sapaan. Aruh-aruh merupakan kebiasaan peninggalan nenek moyang orang jawa yang sangat sederhana tetapi dapat membuktikan keramahan orang jawa dengan sesamanya. Aruh-aruh dilakukan ketika kita bertemu teman, tetangga, dan masyarakat sekitar dengan cara memberi salam, sekedar “hai”, atau hanya basa basi semata.

Pada era modern ini, aruh-aruh jarang sekali dilakukan di perkotaan tetapi apabila kita berkunjung ke pedesaan di Jawa Tengah maupun Timur, aruh-aruh merupakan suatu keharusan sebagai tanda sopan santun kepada sesama. Aruh-aruh tidak perlu membicarakan hal-hal berat ataupun yang bersifat pribadi, kita hanya perlu menunjukan kepedulian kita terhadap sesama dengan sedikit sapaan.

Secara budaya dan kebiasaan, aruh-aruh adalah tanda sopan santun. Namun, apabila kita tinjau dari pandangan yang lebih modern, aruh-aruh memberikan manfaat bagi setiap individu. Aruh-aruh yang dilakukan dapat membuat si penerima merasa diperhatikan dan dipedulikan sehingga tidak ada rasa kesepian dan individualisme. Aruh-aruh menjadi semacam “benteng” bagi setiap individu untuk mencegah depresi.

Kebiasaan aruh-aruh adalah kebiasaan yang baik karena dapat melibatkan masyarakat banyak dan tidak ada kata sendiri dan egoisme. Aruh-aruh memberi kita pelajaran bahwa dalam kehidupan kita tidak bisa hidup tanpa orang lain serta kita harus lebih peka terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar karena kita dibesarkan dalam budaya kebersamaan bukan individualisme.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Aruh-Aruh-Sederhana-Namun-Terlupakan/
Comments
Loading...