Tradisi Arak-Arakan Bedhol Keprajan Kotagede

0 56

Tradisi Arak-Arakan Bedhol Keprajan Kotagede

Arak-Arakan Bedhol Keprajan merupakan rangkaian acara Pekan Wisata Budaya Kotagede yang diselenggarakan rutin setiap tahun. Arak-arakan atau kirab budaya ini dikemas dalam cerita suksesi Sutawijaya yang bergelar Panembahan Senopati memindah kekuasaan dari Pajang ke Kerajaan Mataram Islam di alas Mentaok (Kotagede).

Arak-arakan ini cukup menarik untuk disimak karena menghidupkan kembali tradisi dan sejarah di Kotagede yang telah lama terhenti oleh perkembangan zaman. Acara kirab ini diikuti oleh seluruh warga masyarakat Kotagede dan diramaikan oleh kelompok kesenian daerah yang berada di sekitar Yogyakarta.

Acara arak-arakan berlangsung sore hari dimulai dari Lapangan Karang yang berada di sebelah utara kawasan Kotagede. Pada barisan depan terdapat peserta arak-arakan dari beberapa kampung yang berada di wilayah Kotagede yang turut memeriahkan arak-arakan ini.

Selanjutnya ada barisan pasukan pengawal kerajaan Mataram Islam, barisan pelayan kerajaan, barisan tokoh yang memerankan penguasa. Seperti tokoh Sutawijaya dengan menaiki kuda membawa replika Tombak Kyai Pleret, Ki Ageng Pemanahan dengan menaiki kuda membawa replikasi Kyai Sengkelai, Ki Juru Mertani dengan menaiki kuda membawa Keris Nagasasra, barisan ulama dan pasukan pengawal.

Dibelakangnya terdapat barisan pembawa duplikat pusaka Mataram, da barisan pembawa perlengkapan bangunan kerajaan seperti tiang kayu, umpak, kentongan, dan sebagainya. Arak-arakan inti ini ditutup kembali dari barisan peserta yang turut memeriahkan acara Arak-Arakan Bedhol Keprajan ini.

Rute arakan-arakan dari Lapangan Karang melewati jalan kemasan ke arah selatan menuju ke Pasar Legi Kotagede. Arak-arakan melewati sisi belakang pasar kemudian dilanjutkan ke arah selatan menuju ke area finish yang berada di kawasan Situs Watu Gilang.

Acara Arak-Arakan Bedhol Keprajan cukup mendapat perhatian dari penonton hingga acara usai menjelang maghrib. Walaupun acara seperti ini baru pertama kali digelar, penyajiannya sudah cukup menarik walaupun masih banyak yang perlu diperbaiki agar lebih baik ditahun mendatang. Salut kepada masyarakat Kotagede yang ingin kembali membangkitkan tradisi dan sejarahnya.

Source https://teamtouring.net/ https://teamtouring.net/arak-arakan-bedhol-keprajan-kotagede.html
Comments
Loading...