Tradisi Andrawinan, Tradisi dari Yogyakarta

0 25

Upacara andrawinan merupakan upacara terakhir dalam rangkaian upacara tumbuk ageng. Dalam upacara andrawinan ini dilakukan serangkaian adat upacara pangkas tumpeng, nyebar udhik-udhik, paring wasiat, sungkeman, dhahar kembul, dan lain-lain.

a. Upacara pangkas tumpeng : sang kakek/nenek memotong tumpeng.
b. Upacara nyebar udhik-udhik : Uang logam ditaruh di dalam bokor yang berisi beras kuning dan bunga, serta umbi-umbian. Segenggam demi segenggam diambil oleh sang kakek/nenk dan disebar di arena upacara. Anak cucu berebut mengambilnya.
c. Upacara paring wasiat : Sang kakek/nenek memberikan harta pusaka (harta kekayaan) kepada anak cucu.
d. Upacara sungkeman : Sang kakek/nenk disungkemi (dihormati) oleh anak cucu.
e. Upacara dhahar kembul : berpesta atau makan bersama.
f. Wayangan sebagai penutup : Cerita wayang kulit yang dipentaskan mengambil tema kebijaksaan. Bila pementasan wayang kulit ditiadakan, acara penutup bisa diisi dengan sebuah cerita riwayat hidup sang kakek/nenek.
Dengan berakhirnya acara penutup, baik berupa wayangan ataupun cerita riwayat hidup sang kakek/nenek, maka berakhirlah upacara tumbuk ageng.

Source https://3jawakers.wordpress.com/2013/12/12/siklus-hidup-manusia-jawa-ketika-masa-tua-upacara-tumbuk-ageng/ 3jawakers.wordpress.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.